LombokPost - Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot memimpin Safari Penanaman Pohon yang dipusatkan di Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh.
Orang nomor satu di Sumbawa ini menanam pohon kopi arabika di kebun mini SDN Tepal, sekaligus melaunching program Siswa Inovatif, Terampil, dan Peduli Lingkungan Menuju Generasi Mandiri (SITEPAL GRA).
Bupati Jarot mengungkapkan, Desa Tepal ditargetkan menjadi kawasan agrowisata unggulan di Kabupaten Sumbawa. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 2.500 pohon ditanam yang terdiri dari kopi, kemiri, sengon laut, dan durian.
Baca Juga: Pemprov NTB dan TNI Keroyokan Reboisasi di Pulau Sumbawa
"Seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru hingga siswa, dapat merawat tanaman yang telah ditanam sebagai bagian dari pembelajaran karakter dan kepedulian lingkungan," kata Bupati Jarot.
Dia menegaskan pentingnya pelestarian hutan dan lingkungan bagi keberlangsungan Kabupaten Sumbawa. Dia menyebut Kecamatan Batulanteh sebagai jantung Pulau Sumbawa yang harus dijaga bersama.
“Jika hutan rusak, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, saya mengimbau agar praktik illegal logging segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.
Baca Juga: Atasi Erosi, Gubernur Iqbal Libatkan Kades Jalankan Program Reboisasi di Bima
Menurutnya, pelestarian hutan dan sumber mata air harus berjalan seiring dengan penguatan sektor pertanian dan ekonomi lokal. Produk unggulan seperti kopi dan kemiri diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Program penanaman pohon ini akan terus berlanjut sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya. (jlo/r5)
Editor : Kimda Farida