Bantuan menyasar warga di Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, serta Desa Labuhan, Kecamatan Labuhan Badas. Penyaluran dilakukan langsung oleh pengurus YBM PLN UP3 Sumbawa bersama perwakilan pemerintah setempat, sebagai wujud sinergi PLN dengan pemangku kepentingan daerah.
Program ini merupakan implementasi tanggung jawab sosial PLN UIW NTB yang tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga penguatan tata kelola sosial perusahaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Dana zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN dikelola secara profesional agar manfaatnya tepat sasaran.
General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti menegaskan bahwa transformasi PLN menempatkan keberlanjutan sebagai fondasi utama operasional perusahaan. Menurutnya, kehadiran PLN selama Ramadan harus memberi nilai tambah nyata bagi masyarakat.
“PLN tidak hanya memastikan listrik andal selama Ramadan, tetapi juga memastikan kontribusi sosial insan PLN dikelola secara transparan dan berkelanjutan melalui YBM PLN,” ujar Sri Heny.
Ia menambahkan, dampak sosial yang konsisten dan terukur menjadi bagian dari agenda transformasi PLN menuju perusahaan energi yang adaptif dan berorientasi pada nilai jangka panjang. Ramadan dinilai sebagai momentum memperkuat empati sekaligus kolaborasi lintas sektor.
Manager PLN UP3 Sumbawa Firman Sulistyawan menyatakan program ini mencerminkan kepedulian insan PLN terhadap masyarakat sekitar wilayah kerja.
“Kami ingin keberadaan PLN dirasakan tidak hanya lewat layanan listrik, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan,” katanya.
Sebagai lembaga pengelola zakat pegawai, YBM PLN menerapkan prinsip good governance dengan standar akuntabilitas tinggi.
Program sosial yang dijalankan juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui semangat Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik, PLN UIW NTB menegaskan komitmennya menjaga keandalan listrik selama Ramadan sekaligus menghadirkan manfaat sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat NTB.