Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Poto Tano Dijadikan Lumbung Hortikultura, Bupati KSB Panen Perdana Melon Hidroponik

M Islamuddin • Senin, 30 Maret 2026 | 11:35 WIB

Bupati KSB Amar Nurmansyah saat panen perdana melon hultikultura di Kecamatan Poto Tano, beberapa hari lalu.
Bupati KSB Amar Nurmansyah saat panen perdana melon hultikultura di Kecamatan Poto Tano, beberapa hari lalu.

LombokPost-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjadikan Kecamatan Poto Tano sebagai lumbung holtikultura.

''Poto Tano tak hanya sebagai gerbang penyeberangan (pintu masuk) pulau Sumbawa. Wilayah ini kita mulai arahkan menjadi pusat hortikultura baru,'' kata Bupati KSB Amar Nurmansyah usai panen perdana melon hidroponik, beberapa hari lalu. 

Panen perdana melon hidroponik dengan sistem machida di pusat edukasi agrowisata pertanian terintegrasi ini dipimpin Bupati Amar. Di tempat ini, ada empat varietas unggulan yang dikembangkan, melon jenis apollo F1, Suny F1, Sweet Hamy dan Lavender. ''Empat varietas ini berhasil dipanen dari demplot Poto Tano. Ini luar biasa,'' paparnya.

Baca Juga: Pesona Ai Nyember, Hidden Oase di Tanah Sumbawa

Orang nomor satu bumi Pariri Lema Bariri ini menegaskan, langkah tersebut menjadi awal dari target besar menjadikan Poto Tano sebagai lumbung hortikultura daerah. Hal ini sejalan dengan program KSB Maju Luar Biasa  sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. ''Tapi pengembangan ini tidak boleh berhenti diproduksi,'' tegasnya. 

Amar meminta pengembangan ini komoditas ini juga harus dibarengi dengan pasar. Menurutnya, saat ini pasar sudah terbuka, hanya saja belum sepenuhnya diisi komoditas lokal. ''Dinas teknis segera memetakan kelompok tani agar usaha yang dikembangkan benar-benar sesuai kebutuhan pasar dan berorientasi bisnis,'' pintanya. 

Selain itu, perhatian juga diarahkan pada pengemasan produk dan perubahan pola bertani. Dari semula tradisional menjadi lebih modern dan bernilai ekonomi tinggi. ''Pemerintah memastikan dukungan alat pertanian akan dikelola bersama melalui BPP agar bisa dimanfaatkan seluruh petani tanpa memicu kecemburuan,'' janjinya. 

Baca Juga: Pemprov NTB Dukung Penuh Kebijakan Bupati Sumbawa Larang Tanam Jagung di Kawasan Hutan

Ke depan, pengembangan ini tidak hanya soal hasil panen, tetapi juga membuka peluang agrowisata berbasis hortikultura. Sebuah model yang menggabungkan produksi, edukasi dan wisata dalam satu ekosistem. ''Pemerintah daerah akan terus mendukung selama ada keseriusan dari para petani,'' tambahnya.

Editor : Jelo Sangaji
#Melon Hidroponik #hortikultura #Amar Nurmansyah #Bupati KSB #Poto Tano