Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cekcok, Anak Bunuh Ayah Kandung

Redaksi • Jumat, 1 Mei 2026 | 04:16 WIB
DITANGKAP: Pelaku GS diamankan di Polres Sumbawa usai menghabisi ayah kandungnya, Selasa malam (28/4). (Dok Polres Sumbawa)
DITANGKAP: Pelaku GS diamankan di Polres Sumbawa usai menghabisi ayah kandungnya, Selasa malam (28/4). (Dok Polres Sumbawa)

LombokPost - Tragedi berdarah terjadi di Desa Jorok, Kecamatan Utan, Selasa malam (28/4).

Seorang pemuda berinisial GS, 20 tahun, tega menghabisi nyawa ayah kandungnya Syahrul, 46 tahun, usai terlibat cekcok

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Korban yang berprofesi sebagai petani mengalami luka tusuk di bagian dada hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga: Kesal Ayahnya Tak Mau Bayar Utang, Kasus Anak Bunuh Bapak di Gunungsari

Tak hanya itu, Mahdi, 40 tahun, paman pelaku, turut menjadi korban saat berusaha melerai.

Dia mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam di bagian lengan dan paha.

Kapolsek Utan AKP Awaluddin menjelaskan, insiden bermula dari teguran korban kepada pelaku agar segera bekerja.

Baca Juga: Tim Forensik Serahkan Hasil Otopsi ke Penyidik, Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung

Ketegangan disebut sudah terjadi sejak sehari sebelumnya dan memuncak pada malam kejadian.

“Saat emosi memuncak, pelaku mengambil pisau dapur dan langsung menyerang korban,” katanya.

Usai kejadian, situasi di lokasi sempat memanas.

Baca Juga: Polisi Limpahkan Berkas Tersangka Anak Bunuh-Bakar Ibu Kandung Bara Primario ke Jaksa 

Keluarga korban yang tersulut emosi nyaris menghakimi pelaku. Beruntung, aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan GS untuk mencegah aksi balasan.

“Personel langsung bergerak mengamankan pelaku sekaligus meredam potensi gangguan kamtibmas,” ungkap Awaluddin.

Selain mengevakuasi pelaku, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

GS sempat diamankan di Mapolsek Utan sebelum akhirnya dibawa ke Polres Sumbawa pada tengah malam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga korban dan warga guna menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami mengimbau keluarga untuk menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian,” tegasnya.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif di balik aksi pelaku. "Motifnya kami masih selidiki," pungkas dia. (jlo/r5)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#cekcok #Anak #Motif #pembunuhan #ayah