LombokPost — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menggelar site visit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sumbawa 2 berkapasitas 30 Megawatt (MW) di Desa Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian syukuran penyelesaian proyek sekaligus penanda resmi beroperasinya pembangkit yang akan memperkuat sistem kelistrikan Pulau Sumbawa.
Kegiatan diikuti jajaran PLN Group, mitra kerja, kontraktor, serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pembangunan PLTMG Sumbawa 2.
Dalam site visit tersebut, peserta meninjau sejumlah fasilitas utama pembangkit. Mulai dari warehouse atau area penyimpanan material, fasilitas pengelolaan air, area tangki, radiator, sistem exhaust gas, hingga engine house yang menjadi pusat operasional mesin pembangkit.
Team Leader PLTMG Sumbawa 2 Edho Torsesa mengatakan kunjungan lapangan dilakukan untuk memperlihatkan seluruh tahapan pembangunan yang telah berhasil diselesaikan.
Baca Juga: Jaksa Tak Ragu Tetapkan Pejabat Daerah Jadi Tersangka di Kasus Pengadaan Dum Truk DLH Loteng
“Kami meninjau langsung warehouse sebagai area penyimpanan material, fasilitas pengelolaan air, area tangki, radiator, exhaust gas, hingga engine house. Seluruh tahapan proyek telah berhasil diselesaikan dan hari ini menjadi momentum yang kami syukuri bersama,” ujarnya.
PLTMG Sumbawa 2 kini resmi beroperasi dan menjadi salah satu penopang pasokan listrik Sistem Tambora yang melayani wilayah Pulau Sumbawa, termasuk Bima dan Dompu.
Perwakilan KEPCO, Chang Hoon Shin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian proyek. Menurutnya, keberhasilan pembangunan pembangkit tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras bersama.
“Hari ini kami mencapai sesuatu yang luar biasa. Terima kasih kepada PLN UIP Nusra dan UPP Nusra 1 atas kolaborasi yang sangat baik. Selamat untuk kita semua,” katanya.
Baca Juga: Gandeng Dwi Putra Motor, Geely Resmikan Dua Diler Baru di BSD dan Jakarta Barat
General Manager PT Adhi Karya Susetyo Rohadi menilai penyelesaian PLTMG Sumbawa 2 menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan listrik.
“PLTMG Sumbawa 2 menjadi salah satu proyek strategis yang berhasil diselesaikan melalui sinergi PLN, Adhi Karya, KEPCO, Wartsila, dan seluruh pihak terkait,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra Rizki Aftarianto menjelaskan PLN terus memperkuat sistem kelistrikan di NTB melalui pembangunan pembangkit baru di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.
“Total kapasitas pembangkit di Sistem Lombok dan Sistem Sumbawa saat ini mencapai sekitar 700 MW. Penambahan kapasitas dilakukan seiring pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat serta sektor industri,” katanya.
Selain penguatan pasokan listrik, PLN juga terus mendorong pengembangan energi baru terbarukan (EBT), termasuk pembangkit berbasis energi surya di NTB.
“Kami berharap kehadiran PLTMG Sumbawa 2 semakin memperkuat keandalan listrik Pulau Sumbawa sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan transisi menuju energi yang lebih bersih,” tutup Rizki.
Editor : Marthadi