LombokPost-Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui Pelatihan Vokasi Nasional Batch II yang digelar UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat. Program tersebut dibuka Bupati KSB Amar Nurmansyah di Graha Praja, Senin (22/6).
Bupati Amar menegaskan pelatihan vokasi merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam menyiapkan angkatan kerja yang mampu menjawab kebutuhan industri maupun membuka peluang usaha secara mandiri.
Menurutnya, revitalisasi Balai Latihan Kerja tidak cukup hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh kualitas program dan orientasi pelatihan agar selaras dengan kebutuhan pasar kerja.
"Industrialisasi ketenagakerjaan hanya bisa berjalan jika sumber daya manusia dipersiapkan secara serius dan terarah," katanya.
Baca Juga: Bendahara Desa Seminar Salit Sumbawa Barat Divonis Lebih Tinggi
Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat penyerapan tenaga kerja. "Pemkab Sumbawa Barat sedang mendorong skema penempatan kerja yang lebih terstruktur," jelasnya.
Salah satunya melalui dukungan pembiayaan penempatan kerja bekerja sama dengan perbankan, dengan skema tanpa bunga yang ditanggung pemerintah sesuai ketentuan daerah. "Kepada adik-adik yang akan mengikuti pelatihan, manfaatkan kesempatan ini dengan baik dan maksimal," tegas Amar.
Kepala Disnakertrans KSB Slamet Riadi mengatakan, pelatihan diikuti 64 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat. "Mereka dibagi dalam empat kelas dengan masing-masing berisi 16 peserta," sebutnya.
Baca Juga: Penuhi Permintaan BPK, Jaksa Periksa Koptan Penerima Alsintan Pokir DPRD Sumbawa Barat
Adapun bidang pelatihan yang dibuka meliputi Plate Welder SMAW 3G, Instalasi Listrik Bangunan Sederhana, serta Operator Komputer Muda.
"Seluruh peserta merupakan hasil seleksi dan mengikuti pelatihan secara gratis. Mereka juga mendapatkan modul, alat tulis, pakaian kerja, hingga uang transportasi," kata Slamet.
Pelatihan dilaksanakan di sejumlah lokasi, yakni Balai Latihan Kerja Poto Tano, LPKS Samawi Tepas di Kecamatan Brang Rea, dan SMK RUM Inovasi di Kecamatan Jereweh.
Kepala Balai Latihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur Imran Tahir menyatakan dukungannya terhadap pengembangan sumber daya manusia di KSB. "Sinergi antarinstansi diperlukan untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing," tandasnya.
Editor : Jelo Sangaji