LombokPost-Pemkab Sumbawa menyatakan kesiapan mendukung pembangunan Sekolah Rakyat, program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat.
Pemkab bahkan telah menyiapkan lahan seluas 21 hektare di Kecamatan Labuhan Badas sebagai lokasi pembangunan sekolah tersebut.
Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot mengatakan, Pemkab Sumbawa tidak hanya menyediakan lahan, tetapi juga siap mendukung pembangunan infrastruktur penunjang melalui anggaran daerah.
"Pemkab Sumbawa siap bekerja sama dan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mendukung kelancaran pembangunan Sekolah Rakyat. Kami juga siap mengalokasikan APBD guna mendukung penyediaan akses jalan maupun kebutuhan air bersih," kata Jarot saat mengikuti pertemuan virtual bersama Kementerian ATR/BPN, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Pemprov NTB, Senin (22/6).
Baca Juga: Pemkab Sumbawa Barat Godok Tenaga Kerja Siap Industri
Menurutnya, seluruh persyaratan administratif dan legalitas lahan telah dipersiapkan. Status kepemilikan lahan, dokumen lingkungan, hingga berbagai persyaratan lainnya disebut sudah memenuhi ketentuan.
"Persoalan lahan maupun syarat administratif lainnya sudah clean and clear. Kabupaten Sumbawa siap menyambut kehadiran Sekolah Rakyat," jelas dia.
Jarot menilai luas lahan yang disiapkan memungkinkan pembangunan Sekolah Rakyat dengan kapasitas besar. Bahkan, kata dia, daerahnya siap apabila sekolah tersebut dirancang untuk menampung hingga 2.000 sampai 3.000 siswa.
Baca Juga: Bendahara Desa Seminar Salit Sumbawa Barat Divonis Lebih Tinggi
Sekolah Rakyat nantinya akan menyediakan layanan pendidikan terpadu mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Program ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Jarot optimistis pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa dapat segera direalisasikan.
"Ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Sumbawa," pungkasnya.
Editor : Jelo Sangaji