Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Sumbawa Barat Ajak Warga Terbuka saat Sensus Ekonomi

Jelo Sangaji • Kamis, 25 Juni 2026 | 12:46 WIB
Bupati KSB Amar Nurmansyah (tengah) dan Kepala BPS Ni Ketut Alit Rahayu Hendrayani, menggelar sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di aula kantor BPS setempat, Selasa (23/6). 
Bupati KSB Amar Nurmansyah (tengah) dan Kepala BPS Ni Ketut Alit Rahayu Hendrayani, menggelar sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di aula kantor BPS setempat, Selasa (23/6). 

 

LombokPost-Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Amar Nurmansyah menegaskan sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Data yang akurat akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Sensus ekonomi ini menjadi acuan utama dalam menyusun arah kebijakan ekonomi daerah," kata Amar, Rabu (24/6).

Baca Juga: Pemkab Sumbawa Rela Sisihkan APBD Demi Pembangunan Dukung Sekolah Rakyat

Dia menjelaskan, data yang akurat juga akan mendukung efisiensi penggunaan anggaran daerah. Program-program pembangunan dapat dirancang lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

"Dengan data yang valid, pemerintah dapat memetakan potensi dan kebutuhan riil di lapangan sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berdampak bagi masyarakat," jelas dia.

Amar juga mengajak seluruh pelaku usaha, insan media, dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam sensus tersebut. Ia meminta masyarakat memberikan informasi yang jujur kepada petugas yang melakukan pendataan.

"Kejujuran dalam memberikan data merupakan kontribusi nyata bagi masa depan ekonomi Sumbawa Barat yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan," ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Sumbawa Barat Godok Tenaga Kerja Siap Industri

Dia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terkait keamanan data yang diberikan. "Seluruh informasi yang dikumpulkan petugas sensus dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik," janjinya.

Kepala BPS KSB Ni Ketut Alit Rahayu Hendrayani mengatakan, proses pendataan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya, masih banyak masyarakat yang belum terbuka dalam memberikan informasi kepada petugas sensus.

"Kondisi ini menjadi perhatian serius karena hasil sensus ekonomi akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan ekonomi daerah dalam jangka panjang," ujarnya.

Menurut Alit, data yang terkumpul melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam memetakan kondisi usaha, potensi ekonomi, serta tantangan yang dihadapi masyarakat dan pelaku usaha di daerah. 

Editor : Jelo Sangaji
#KSB #Amar Nurmansyah #Sensus #Bupati Sumbawa Barat