Izin Kawasan Hutan Tuntas, Bupati Sumbawa Desak Pembangunan Akses Jalan Listrik Desa Dikebut

Jelo J • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 15:47 WIB
Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot memimpin rakor percepatan dukungan akses jalan program Lisdes di ruang rapat H Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (24/9).
Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot memimpin rakor percepatan dukungan akses jalan program Lisdes di ruang rapat H Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (24/9).

LombokPost-Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot meminta percepatan pembangunan akses jalan untuk mendukung program Listrik Desa (Lisdes) APBN 2026.

Pengerjaan jalan diminta dimulai sebelum musim hujan agar mobilisasi material dan tiang listrik PLN menuju wilayah sasaran tidak terhambat.

Jarot mengatakan, izin penggunaan kawasan hutan untuk jalur akses telah tuntas. Penyelesaian izin tersebut dinilai membuka jalan bagi pembangunan akses sekaligus mempermudah mobilisasi tiang listrik ke wilayah yang belum teraliri listrik.

“Salah satu kendala terbesar sudah tuntas. Dengan adanya izin kawasan untuk jalan ini, PLN masuk jadi lebih mudah,” ujar Jarot saat memimpin rapat koordinasi (rakor) percepatan dukungan akses jalan program Lisdes di ruang rapat H Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (24/9).

Baca Juga: Pemkab Sumbawa Barat Perkuat Sektor Perikanan dari Hulu ke Hilir

Dia meminta pengerjaan akses jalan dipercepat dengan dukungan sedikitnya dua hingga tiga alat berat. Ruas Batu Rotok–Bao Desa diminta menjadi prioritas karena dinilai relatif lebih mudah dikerjakan. "Setelah itu, pekerjaan akan dilanjutkan ke sejumlah titik yang memiliki medan lebih berat menuju Tangkam Pulit," pinta dia 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa Lalu Suharmaji Kertawijaya menyampaikan, terdapat enam wilayah prioritas program Lisdes yang akan segera dialiri listrik PLN. Wilayah tersebut yakni Tangkam Pulit, Bao Desa, Tepal, Batu Rotok, Bakti Jaya, dan Dusun Matemega, Desa Marente.

Menurut Suharmaji, pemerintah daerah diminta membantu menyiapkan akses jalan untuk mobilisasi hampir 70 tiang listrik. Setiap tiang memiliki panjang sekitar 12 meter dengan berat mencapai satu ton. “Pemda diminta membantu kesiapan akses jalan untuk mobilisasi hampir 70 tiang listrik dengan panjang sekitar 12 meter dan berat mencapai 1 ton per tiang,” jelasnya.

Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
jalan listrik desa Sumbawa Syarafuddin Jarot