Pemkab KSB Siapkan Rp 2,6 Miliar Program Kesehatan Gratis

Jelo J • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 12:42 WIB
Direktur RSUD Asy Syifa Sumbawa Barat Andy Suhaeri.
Direktur RSUD Asy Syifa Sumbawa Barat Andy Suhaeri.

 

LombokPost-Niat Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Amar Nurmansyah memberikan layanan kesehatan maksimal kepada masyarakat KSB diapresiasi. 

Dukungan anggaran yang kuat dan fasilitas memadai menjadikan layanan kesehatan semakin mudah diakses dan mempermudah mobilisasi pasien. Pemulangan jenazah pun diberikan perlakuan istimewa dan semuanya digratiskan. 

Beberapa program utama dan unggulan Bupati KSB di bidang kesehatan, yakni TRC ambulance, biaya pendamping pasien, biaya rujukan gratis, dan biaya pemulangan jenazah.

''Untuk pendamping pasien RSUD Asy Syifa mengalokasikan sebanyak 1.500 di tahun 2026. Rata-rata perbulan ada sekitar 125 pendamping yang diberikan biaya pendamping saat pengobatan pasien ke luar daerah,'' jelas Direktur RSUD Asy Syifa Sumbawa Barat Andy Suhaeri, Minggu (27/9). 

Baca Juga: Terbentur Aturan, Dinas Perikanan KSB Kawalahan Tangani Ilegal Fishing

Untuk rujukan gratis, selain ditanggung kartu BPJS, mereka juga diberikan biaya rujukan gratis oleh pemerintah. Biaya rujukan gratis ini diberikan terutama bagi layanan di luar tanggungan BPJS maupun jasa raharja.

''Untuk rujukan gratis ini kita pasang target 16 orang. Biaya pemulangan jenazah juga demikian. Kita bagi dalam dua kelompok, pertama dari luar KSB ke KSB, kedua dari RSUD Asy Syifa kedalam KSB. Untuk pemulangan pasien dari luar KSB ke KSB, kita pasang target 84 tapi terealisasi 103 pasien,'' akunya. 

Sementara untuk biaya pemulangan jenazah dari RSUD Asy Syifa untuk semua wilayah KSB, pihaknya memasang angka sekitar 218 dan saat ini masih terus berjalan. ''Untuk biaya itu ditanggung sepenuhnya oleh APBD melalui KSB maju kesehatan,'' paparnya. 

Untuk biaya pendamping pasien, Pemda KSB mengalokasikan anggaran Rp 2,2 miliar lebih. Satu kali pendampingan diberikan Rp 1,5 juta. Demikian juga untuk rujukan gratis, dari 16 yang dipasang, terealisasi sembilan dengan alokasi anggaran sekitar Rp 32 juta.

Sementara untuk pemulangan jenazah bagi pasien dari luar KSB jumlah anggarannya Rp 288 juta lebih. ''Untuk biaya di dalam KSB kita siapkan anggaran Rp 33 juta. Sehingga total anggaran untuk KSB maju kesehatan yang ada di RSUD sekitar Rp 2,6 miliar lebih. Ini belum termasuk operator,'' akunya. 

Kabid Pelayanan Mutu dan Sumber Daya Kesehatan (PMSDK) Dinas Kesehatan (Dikes) KSB Indra Alamsyah menyebut, respons masyarakat terhadap program layanan TRC ambulance menjadi yang tertinggi. ''Tingkat kepuasan layanan ini berada di atas 80 persen lebih. Tertinggi dibanding layanan lain,'' tambah dia.

Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
KSB sumbawa barat maju perumahan kesehatan gratis Sumbawa Barat