Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jejak Listrik Kolonial di Ampenan, Gardu EBALOM 1930 Saksi Bisu Sejarah Kelistrikan Lombok

Nurul Hidayati • Minggu, 8 Juni 2025 | 20:55 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Kawasan Kota Tua Ampenan, menyimpan banyak jejak sejarah yang tak lekang oleh waktu.

Salah satunya adalah sebuah bangunan tua yang kini menjadi saksi bisu perjalanan kelistrikan di Pulau Lombok.

Adalah Gardu listrik pertama di Ampenan, yang didirikan pada tahun 1930 oleh perusahaan listrik kolonial EBALOM (Electriciteits Maatschappij Bali en Lombok), anak perusahaan dari raksasa ANIEM (Algemeene Nederlandsche Indische Electriciteit Maatschappij).

Keberadaan gardu bersejarah ini menarik perhatian warga lokal, termasuk Nardi Ampenan, yang mengulasnya di akun Facebook pribadinya.

Nardi menyoroti bagaimana bangunan gardu tersebut masih berdiri kokoh hingga kini di kawasan Taman Jangkar, Kota Tua Ampenan, dan uniknya, tetap mempertahankan bentuk aslinya.

"Bangunan gardu ini masih berdiri hingga kini di kawasan Taman Jangkar, Kota Tua Ampenan, dan tetap mempertahankan bentuk aslinya sebagai bagian dari warisan sejarah kelistrikan di Lombok," tulis Nardi, menekankan nilai historis yang terkandung di dalamnya.

Gardu ini bukan sekadar bangunan tua. Ia adalah penanda dimulainya era penerangan modern di Lombok, setelah sebelumnya masyarakat masih bergantung pada lampu minyak atau penerangan tradisional lainnya.

Kehadiran EBALOM pada masa itu menandai upaya sistematis kolonial Belanda untuk mengoptimalkan potensi sumber daya dan mendukung aktivitas ekonomi di wilayah jajahan, termasuk penyediaan infrastruktur dasar seperti listrik.

Meskipun fungsi operasionalnya mungkin telah berganti atau tidak seintensif dahulu, keberadaan gardu EBALOM ini menjadi pengingat penting akan bagaimana modernisasi pertama kali menjejakkan kaki di Lombok.

Ia menjadi objek yang menarik bagi para pemerhati sejarah, arsitektur, dan tentu saja, warga yang ingin menilik kembali akar-akar perkembangan wilayahnya.

Keberlanjutan bangunan ini sebagai bagian dari warisan sejarah kelistrikan di Lombok menjadi aset berharga yang perlu dilestarikan.

Semoga gardu EBALOM ini terus dijaga, agar cerita dan jejak peradaban masa lalu tetap dapat diceritakan kepada generasi mendatang.

Jejak Listrik Kolonial di Ampenan, Gardu EBALOM 1930 Saksi Bisu Sejarah Kelistrikan Lombok
Jejak Listrik Kolonial di Ampenan, Gardu EBALOM 1930 Saksi Bisu Sejarah Kelistrikan Lombok
Editor : Prihadi Zoldic
#kota tua #Listrik #Ampenan #bangunan tua #Lombok