“Dia (Muhaidin) perlu diberikan tindakan lanjutan oleh sebab itu kami merujuk ke RSUP NTB supaya pasien tersebut ditangani lebih intensif dari spesialis dengan perlengkapan yang lebih memadai,” kata dokter di RSUD Soejono Selong dr. Lisa, S.PK.
Muhaidin dirujuk ke RSUP NTB pada Selasa (18/2) lalu sekitar pukul 10.00 Wita menggunakan ambulans RSUD Selong. Dia dikawal Zaidi Ahmad, pendamping sosial Lotim bersama 4 anggota keluarga Muhaidin.
Ketua KAHMI Lotim Saparudin mengatakan, Muhaidin mengalami penyakit pemphigus vulgaris sekitar lima bulan. Karena penyakit ini ia tidak bisa melanjutkan sekolahnya di SMP 2 Pringgabaya.
“Kami bersama pengurus KAHMI Lotim membesuk Muhaidin sekaligus menyampaikan bantuan dari hasil sumbangan anggota,” kata Saparudin.
Kondisi Muhaidin menurutnya sangat memprihatinkan. Sekujur tubuhnya melepuh dan kulit kaki tangannya terkelupas berdarah. Di punggung terdapat tiga lubang yang mulai terlihat karena dia tidak bisa menggerakan badan apalagi berdiri.
“Rumah tempat tinggalnya sudah tidak layak huni juga, dia hanya terbaring selama berbulan-bulan kata ibunya,” cerita Zaidi.
Mewakili keluarga Muhaidin, Saparudin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan dari semua kalangan. Bupati dan wakil bupati Lotim, gubernur, staf Ahli, pihak RSUP NTB, dan rekan-rekan media yang telah mendukung upaya pengobatan Muhaidin. (ida/r10) Editor : Baiq Farida