Konfirmasi satu nakes yang positif diketahui pada Rabu (1/7) lalu. Kata Hasbi, mengetahui hal tersebut, per 2 Juli, Puskemas Masbagik Baru sudah dikosongkan. “Baru sejak hari ini (kemarin) kita tutup sampai 16 Juli mendatang,” terangnya.
Menurut Hasbi, keputusan menutup puskesmas sudah sesuai standar. Jika hanya reaktif, pihaknya tidak akan sampai melakukan penutupan. Tapi hanya ketika ada yang terkonfirmasi positif.
Seperti halnya penutupan Puskesmas Kotaraja, Selong, Lenek, dan Batuyang. Kondisi tersebut sudah sesuai teknis prosedural pencegahan penularan covid-19 yang telah disiapkan.
Ia mengabarkan, saat ini, 15 nakes yang hasil rapid testnya reaktif masih menunggu hasil swab kedua di RSUD Lotim di Labuhan Haji. Sementara satu nakes positif dirawat di RSUD dr Raden Soedjono Selong. “Hasil swab pertama, 15 nakes negatif. Kita sedang tunggu hasil swab kedua,” jelasnya.
Kabid P3KL Dikes Lotim Budiman Satriadi menambahkan, sesuai prosedur, pihaknya telah menyiapkan kantor Camat Masbagik sebagai lokasi pengganti sementara untuk TGC puskesmas. Begitu juga dengan proses contact tracing, rapid test dan proses lainnya. “Untuk sementara semua kita lakukan di luar gedung,” jelasnya. (tih/r5) Editor : Administrator