Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Air Pantai Semerang Tiba-tiba Pasang, Nurudin Tewas Terseret Arus saat Cari Ikan

Rury Anjas Andita • Jumat, 15 Januari 2021 | 10:00 WIB
DITEMUKAN: Tim SAR Lotim bersama anggota Polsek Jerowaru dibantu warga mengevakuasi jenazah Nurudin di pantai Semerang, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Kamis (14/1). (Foto: Suandi for Lombok Post)
DITEMUKAN: Tim SAR Lotim bersama anggota Polsek Jerowaru dibantu warga mengevakuasi jenazah Nurudin di pantai Semerang, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Kamis (14/1). (Foto: Suandi for Lombok Post)
SELONG-Nasib nahas dialami Nurudin, warga Desa Batu Putek, Kecamatan Keruak. Pria 35 tahun itu ditemukan tak bernyawa di dasar laut Pantai Semerang, Desa Ekas, Kecamatan Jerowaru, Kamis (14/1). Sebelumnya, Nurudin dilaporkan hilang saat madaq atau mencari ikan saat air laut surut.

“Laporannya masuk tadi pagi (kemarin). Menerima laporan, kami langsung melakukan pencarian dibantu warga dan Basarnas Lotim,” kata Kapolsek Jerowaru Ipda Abdul Rasyid pada Lombok Post.

Rasyid menerangkan, korban berangkat dari rumahnya Rabu malam 13 Januari lalu sekitar pukul 20.00 Wita. Ia pergi mencari ikan bersama dua orang rekannya.

Sekitar pukul 04.00 dini hari kemarin, dua orang rekannya menghentikan pencarian ikan karena melihat air laut sudah naik. Namun korban tak kunjung ikut naik.

Kata Rasyid, korban diduga kuat terseret arus laut saat melakukan pencarian ikan. Saat ditemukan di dasar laut, korban masih memegang panah ikan dan mengikatkan jeriken di pinggangnya.

“Jeriken di pinggangnya itu berisi air. Jadi itu yang membuat mayat korban tidak mengapung,” jelasnya.

Upaya pencarian jenazah Nurudin sendiri dilakukan selama kurang lebih 12 jam sejak korban dikabarkan hilang. Korban ditemukan pada sekitar 13.40 Wita. Lokasi penemuan tidak jauh dari lokasi dugaan hilangnya korban. “Sekitar 1 mil dari pesisir pantai,” terang dia.

Setelah ditemukan, korban di bawa ke Puskesmas Jerowaru. Berdasarkan keterangan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Keluarga korban sendiri tidak mau melakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Kecamatan Jerowaru #Basarnas Lotim #Polsek Jerowaru #Desa Ekas #Pantai Semerang #Lombok Timur #Nelayan Hilang