“Ini yang sangat kami butuhkan saat ini,” kata anggota Pokdarwis Suryawangi Ahyar Rosidi pada Lombok Post, Kamis (8/4).
Memang, fasilitas taman pantai Suryawangi sudah jauh lebih dulu dibangun dari pada dimulainya pengelolaan serius berupa penarikan retribusi oleh Dispar Lotim. Hal itulah yang menyebabkan beberapa fasilitas seperti lampu taman dan tempat sampah dalam kondisi rusak. “Kalau malam suasananya memang sangat gelap dan terkesan tidak aman,” jelas Ahyar.
Menanggapi persoalan tersebut, Kadispar Lotim H Mugni mengatakan, tahun ini telah menganggarkan pengadaan lampu taman dan sejumlah fasilitas pendukung di taman wisata Suryawangi. “Sudah ada di DPA kami,” jelas Mugni.
Ia juga menjelaskan, ke depan, setiap pantai di Lotim akan dikelola oleh Dispar Lotim. Adapun empat destinasi yang dikelola Dispar Lotim tahun ini adalah pantai Labuhan Haji, Suryawangi, pantai Kerakat Pohgading, dan pantai Gili Lampu di Sambelia.
Pengelolaan destinasi tersebut ada yang diserahkan ke pihak ketiga, dan dikerjasamakan dengan kelompok sadar wisata (pokdarwis) setempat. “Kita harapkan pengelolaan ini bisa meningkatkan PAD,” jelasnya. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita