Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Nelayan Lotim Tak Sengaja Jaring Hiu Paus

Administrator • Kamis, 17 Juni 2021 | 10:15 WIB
TERSANGKUT JARING NELAYAN: Seekor hiu paus berukuran sekitar 6 meter dengan berat diperkirakan 1,5 ton menunggu dilepaskan setelah tak sengaja tertangkap jaring nelayan di Pantai Lungkak, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Rabu (16/6). (I
TERSANGKUT JARING NELAYAN: Seekor hiu paus berukuran sekitar 6 meter dengan berat diperkirakan 1,5 ton menunggu dilepaskan setelah tak sengaja tertangkap jaring nelayan di Pantai Lungkak, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Rabu (16/6). (I
SELONG-Nelayan Dusun Lungkak, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, tak sengaja menjaring seekor hiu paus saat sedang melaut, Rabu (16/6). Hiu yang diperkirakan memiliki panjang 6 meter dengan berat 1,5 ton itu tersangkut di jaring nelayan di sekitar perairan pantai Labuhan Haji.

“Tak bisa dilepaskan di tempat, nelayan membawa hiu ini ke pinggir Pantai Lungkak,” tutur Kepala Desa Ketapang Raya Said Zulkifli.

Empat orang nelayan ini kemudian bergegas melaporkan hal tersebut kepada kepala desa. Zulkifli bersyukur karena nelayannya memiliki kesadaran untuk melapor. Karena hiu paus merupakan satwa yang dilindungi dan akan bermasalah jika mereka menjualnya.

Mendapat laporan tersebut, ia langsung menghubungi kapolsek Keruak dan PSDKP Lotim. “Setelah semua pihak datang, hiu langsung dilepaskan sekitar pukul 13.00 Wita,” tuturnya.

Tangkapan tak sengaja nelayan tersebut membuat heboh warga sekitar. Puluhan warga berbondong-bondong memenuhi pesisir pantai untuk mengabadikan hiu tersebut dalam kamera telepon genggam mereka.

Zulkifli menerangkan, salah seorang nelayan bernama Hapipuddin menuturkan jika hiu paus itu tersangkut di jala mereka sekitar pukul 05.00 Wita. Dalam perjalanan kembali ke pantai Lungkak, perlawanan hiu menyebabkan salah satu mesin perahu mereka jatuh ke dasar laut. Selain itu, saat melepaskan hiu, mereka juga harus merelakan jaring mereka rusak.

“Tadi tali asih penggantian jaring yang rusak sudah coba kita komunikasikan dan dipenuhi pihak terkait,” jelas Zulkifli. (tih/r8) Editor : Administrator
#Labuhan Haji #hiu paus