“Tentu kami syukuri, karena tahun 2020 lalu kita berada di urutan ke-6 dengan predikat menuju informatif,” kata Sekda Lotim HM Juaini Taofik yang mewakili Bupati Lotim HM Sukiman Azmy menerima anugerah tersebut.
Prestasi tersebut dikatakan Taofik sebagai buah dari upaya dan kerja sama PPID terutama Dinas Kominfo dan Persandian Lotim bersama seluruh jajaran OPD lingkup Pemkab Lotim. Tahun ini Lotim memperoleh predikat sebagai Badan Publik Informatif dengan nilai 97,11.
Di urutan kedua ada Kota Mataram dengan nilai 97,37. Sedangkan urutan pertama diraih Kabupaten Lombok Tengah dengan nilai 97,94.
Kata Taofik, torehan tersebut menjadi motivasi dan dorongan bagi dirinya selaku koordinator OPD. “Ini menjadi motivasi bagi saya selaku koordinator OPD untuk lebih terbuka dalam memberikan informasi ke publik,” tuturnya.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB Hj Siti Rohmi Djalilah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada badan publik informatif yang meraih penghargaan dalam acara tersebut. Apalagi tahun ini, badan publik informatif di NTB mengalami peningkatan jumlah.
“Dari yang sebelumnya empat kabupaten/kota, sekarang bertambah menjadi tujuh kabupaten/kota,” kata Rohmi.
Capaian tersebut sejalan dengan upaya yang dilakukan Pemprov NTB dalam meraih penghargaan sebagai badan publik informatif urutan ketiga di tingkat nasional. (tih/r5) Editor : Redaksi Desain Grafis