Korban diketahui bernama Mahli, 25 tahun, warga Desa Rarang Tengah, Kecamatan Terara. Kasubag Humas Polres Lotim Iptu Nikolas Osman membenarkan kejadian tersebut. “Korban dilaporkan tenggelam karena tidak bisa berenang,” kata Osman.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat dari rumahnya ke kolam renang Odang bersama tujuh rekannya. Sesampai di lokasi, enam orang temannya yang masih merupakan keluarga dari korban meminta korban untuk tidak ikut mandi dan menjaga pakaian di pinggir kolam.
Osman menerangkan, lokasi kolam renang tempat teman-temannya mandi dengan kolam tempat tenggelam korban berbeda. Saat teman-temannya asyik berenang sekitar 30 menit, tiba-tiba terdengar suara teriakan pengunjung melihat adanya orang tenggelam. Teman-teman korban pun kemudian berlari ke arah tempat lokasi kejadian.
“Namun di sana teman-temannya sudah menemukan korban dalam kondisi tenggelam dan dengan cepat mereka turun menyelamatkan korban yang suda berada di dasar kolam,” jelas Osman.
Korban pun langsung dilarikan ke Puskesmas Kotaraja. Namun sayangnya nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan. Kata Osman, berdasarkan keterangan keluarga, selain tidak bisa berenang, korban mengalami penyakit keterbelakangan mental sejak kecil.
Dalam pemeriksaan medis, ditemukan jika korban meninggal akibat dampak dari kekurangan oksigen. Hal itu dilihat dari sekujur tubuh korban yang membiru, terutama di bagian tertentu. Adapun untuk mengetahui penyebab kematian korban yang sebenarnya selain tenggelam, dibutuhkan penyelidikan lebih lanjut berupa otopsi.
“Tim inafis sudah melakukan pemeriksaan di TKP,” jelas Osman. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita