“14 di antaranya berhasil meraih 22 medali. Dengan rincian 6 medali emas, 5 perak, dan 11 medali perunggu,” kata Marzuki pada Lombok Post, Rabu (8/3).
Keberhasilan para atlet yang mengenyam pendidikan di Universitas Hamzanwadi tersebut merupakan prestasi yang patut dibanggakan. Para atlet telah mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka di berbagai cabang olahraga. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi lembaga kampus.
Menurutnya, prestasi yang ditoreh saat ini merupakan bukti dari kualitas pendidikan yang diberikan oleh Universitas Hamzanwadi. Tidak hanya fokus pada aspek akademik, namun juga membuka ruang untuk mahasiswa mengembangkan dan mendalami aspek non-akademik seperti olahraga.
“Hal ini menjadi salah satu hasil dari upaya yang terus kami lakukan untuk memberikan pendidikan yang berkualitas, baik dari segi akademik maupun non-akademik seperti olahraga,” jelasnya.
Sebagai bentuk apreasi terhadap prestasi para atlet, Universitas Hamzanwadi memberikan penghargaan berupa piagam bagi seluruh atlet dan beasiswa kepada 14 mahasiswa peraih medali. Marzuki berharap pemberiaan penghargaan ini dapat memacu mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan diri mereka dalam meraih prestasi.
Keberhasilan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para mahasiswa untuk dapat mengembangkan bakat dan minatnya di berbagai bidang. “Baik di dalam maupun di luar kampus,” terangnya.
Adapun 14 mahasiswa peraih medali pada Porprov NTB 2023 yang diganjar beasiswa berasal dari 4 kabupaten/kota. Mulai dari Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Mataram.
Mereka adalah Ilyan Spedialsa, peraih emas pada cabor karate, Baiq Adifa Ratna Sila peraih emas dan perak pada cabor atletik, LM Zikri Jiwari peraih dua medali perunggu pada cabor wushu, Sherly Ardista Febiola peraih perunggu cabor taekwondo.
Selanjutnya ada Satria Hamzanwadi peraih emas cabor atletik, Hidayatul Amni peraih emas dan perunggu cabor petanque, Ilham Nurkholis Darmawan peraih dua perak cabor atletik, dan Muhammad Hatta yang meraih perak pada cabor taekwondo. Selain itu, ada Rizqia Maulina peraih emas dan perunggu cabor kempo, As’ari peraih 2 perunggu cabor sepak takraw, Maela Dwi Rahayu perunggu Muathay, M Solahudin Al Ayubi perak dan dua perunggu sepak takraw, Arung Sugiantoro perunggu sepak takraw, dan terakhir M Ali Ahmar peraih emas cabor kurash.
Dari 14 atlet mahasiswa Universitas Hamzanwadi berprestasi tersebut, 12 di antaranya berasal dari program studi Penjaskesrek. Dua lainnya dari program studi Sendratasik dan PGSD. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita