Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bantuan Rehab Fasum Terdampak Gempa di Lotim Tunggu Verifikasi BNPB

Rury Anjas Andita • Jumat, 14 Juli 2023 | 15:00 WIB
RUSAK BERAT: Salah satu bangunan di Terminal Teluk Nara yang mengalami rusak parah akibat gempa tahun lalu.
RUSAK BERAT: Salah satu bangunan di Terminal Teluk Nara yang mengalami rusak parah akibat gempa tahun lalu.
SELONG-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim menunggu jadwal verifikasi data fasilitas umum yang diajukan mendapatkan hibah rehab dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Saat ini verifikasi masih di Aceh. Semoga bulan ini kita dapat giliran,” kata Kalakhar BPBD Lotim Lalu Mulyadi pada Lombok Post, Kamis (13/7).

Proposal bantuan yang diajukan sejak 2022 lalu itu dinyatakan sudah lengkap. Sejauh ini pihaknya telah mendata sejumlah fasilitas umum yang terdampak bencana gempa bumi 2018 dengan kategori rusak berat. Fasilitas umum tersebut berupa jembatan dan bangunan sekolah.

Untuk perbaikan sekolah, BPBD Lotim sebelumnya mengajukan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB Rp 42 miliar. Jumlah tersebut terdiri dari puluhan bangunan sekolah yang rusak berat dan belum mendapatkan perbaikan.

Berdasarkan jumlah tersebut, Mulyadi menerangkan jika kemungkinan yang diberikan akan disesuaikan dengan hasil verifikasi. “Sehingga kita bisa memberikan data pastinya setelah verifikasi dan penetapan bantuan dari BNPB,” tuturnya.

Dijelaskan jika verifikasi dapat dilakukan dalam waktu dekat, maka penetapan bantuan dan perbaikan bisa dilakukan tahun ini juga. Kata Mulyadi, hal itulah yang diharapkan.

Mengingat jumlah sekolah yang mengalami kerusakan dan butuh diperbaiki segera tidak sedikit. Apalagi masih ada sekolah yang mengharuskan siswa belajar di luar kelas.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lotim mengeluarkan data sebanyak 32 sekolah SD-SMP di Lotim yang terdampak gempa dan belum mendapatkan perbaikan. Di sisi lain, perbaikan tersebut tidak bisa dialokasikan melalui DAK. Sebab alokasi DAK fisik hanya untuk sekolah dengan rusak ringan dan sedang. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#BPBD Lotim #BNPB #Gempa #Lombok