M Anwar, Politisi asal Kotaraja yang Ingin Berdayakan UMKM dan Bantu Petani Dapat Pupuk Subsidi
Hamdani Wathoni• Selasa, 9 Januari 2024 | 10:25 WIB
BERTARUNG KEMBALI: Calon Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil Lombok Timur 3 Muhammad Anwar menunjukkan contoh kertas surat suara pemilihan DPRD Provinsi NTB.
LombokPost-Muhammad Anwar, politisi asal Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur Lombok Timur (Lotim) kembali maju dalam kontes politik calon anggota DPRD Provinsi NTB.
Ia maju di Dapil 3 Lombok Timur Kecamatan Sikur, Terara, Montong Gading. Maju dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan nomor urut 4. Muhammad Anwar bertekad membangun Lotim bagian utara maupun Lotim secara keseluruhan.
“Saya memilih maju kembali karena merespons aspirasi masyarakat,” ucapnya kepada Lombok Post.
Keikutsertaannya dalam pemilu legislatif tahun ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Menyusul berbagai persoalan masyarakat saat ini butuh solusi dari kehadiran anggota dewan. Berbagai persoalan di desa yang ada di Lotim menurutnya tidak bisa sepenuhnya hanya diserahkan kepada pemerintah desa.
“Tetapi butuh dukungan dewan. Banyak hal yang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah desa, di situlah dewan harus peduli dan berani mengambil peran membantu masyarakat,” tegasnya.
Baik melalui program pokok pikiran dewan, kebijakan, hingga menarik program pemerintah pusat turun ke desa. Beberapa persoalan yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat adalah pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Ia melihat kehadiran UMKM menjadi salah satu solusi di tengah minimnya lapangan pekerjaan. Maka ini harus dikuatkan oleh anggota dewan dengan bantuan permodalan, produksi hingga pemasaran.
“Penguatan dan pemberdayaan UMKM ini salah satu yang akan menjadi perhatian kami,” ungkapnya.
Kemudian yang tak kalah penting adalah persoalan yang dihadapi para petani. Ia menyebut masalah klasik soal kelangkaan pupuk subsidi masih menjadi masalah utama. Sementara sebagian besar masyarakat Lotim mencari nafkah di sektor pertanian. “Maka penyedian pupuk subsidi yang mudah harus menjadi perhatian dewan. Tidak hanya kita berbicara di kabupaten, provinsi tetapi ini akan kami suarakan di pusat. Ini butuh keberanian,” jelasnya.
Dua hal inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat Lotim Dapil 3. Kepedulian dan keberanian anggota dewan untuk memberdayakan dan mencari solusi atas persoalan masyarakat. Berkolaborasi dengan pemerintah desa.
“Kemudian kenapa saya memilih maju melalui Partai Kebangkita Bangsa karena di partai ini tidak ada incumbent. Jadi peluangnya saya pikir bisa lebih besar,” ucap mantan politisi Demokrat ini. (ton)