Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Banjir Permintaan, Vanili Organik Bisa Hasilkan Masa Panen Hingga 15 Tahun

nur cahaya • Senin, 26 Februari 2024 | 10:55 WIB
Inilah buah dari vanili organik yang siap panen di Sajang, Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.
Inilah buah dari vanili organik yang siap panen di Sajang, Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

LombokPost-Pengembangan potensi ekspor vanili organik harusnya mulai dilirik karena permintaan yang cukup tinggi dari mancanegara.

”Masa panennya vanili organik ini bisa sampai 15 tahun sekali tanam,” kata petani milenial Sajang, Lombok Timur Ruslan.

Menurutnya, perawatan vanili organik ini juga tidak bisa dianggap enteng bila ingin mendapatkan vanili sesuai keinginan pasar luar  negeri.

Perlu ditanam di dataran tinggi dengan minimal 400 mdpl.

Pencahayaannya juga harus cukup dengan nutrisi yang memadai dari pupuk melalui akar utama.

”Karena ini jenis tanaman merambat, maka perlu dibuatkan rambatan yang bisa menampung air untuk persediaan cadangan. Tempat rambatan bisa menggunakan bahan serabut kelapa atau cangkak telur,” imbuhnya.

Untuk mendapatkan vanili yang lebat, memang harus ada pemangkasan batang (stek) yang sudah tidak produktif. Sehingga batang baru akan lebih produktif untuk menghasilkan vanili yang lebih banyak.

”Panen vanili ini setahun sekali dengan waktu panen hingga tiga bulan,” terangnya.

Sementara itu, Owner UD Rempah Organik Muhir mengatakan, permintaan vanili organik cukup tinggi.

Tetapi dirinya belum sanggup memenuhi permintaan pasar saat ini sehingga ia terus memperluas kemitraan dengan petani vanili se-NTB.

”Omzet yang bisa didapatkan setahun untuk ekspor vanili organik ini bisa sampai Rp 6 miliar hingga Rp 7 miliar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Berry Arifsyah Harahap mengatakan, NTB bisa mengembangkan potensi ekspor non tambang.

Salah satunya dengan pengembangan vanili organik yang sangat diminati pasar mancanegara.

Sistem penanaman vanili dilakukan dengan teknologi di dalam greenhouse.

Vanili organik dikembangkan karena permintaan pasar luar negeri tidak terbatas.

”Bank Indonesia Provinsi NTB akan mendampingi melakukan pengolahan sampai bisa vanili dalam bentuk bubuk,” kata dia. (nur)

 

Editor : Kimda Farida
#vanili organik #ekspor #NTB