LombokPost--Mahasiswi Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NWDI Pancor berhasil meraih juara satu pada Musabaqoh Tilawatil Qur'an Tingkat Nasional (MTQNAS) Tahun 2024.
Acara yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (HIMAPAI) se Indonesia di Universitas Pembangunan Panca Budi Medan, Sumatra Utara berlangsung sejak 12-26 Februari lalu.
"Ada beberapa cabang lomba yang diselenggarakan terkait dengan literasi tentang Alquran mulai dari Tilawah, Kaligrafi, Tafsir, hadits, Karya Tulis Ilmiah Alquran dan lain-lain," terang Dekan Fakultas Tarbiyah IAIH Pancor, Dr. Idawati, Sabtu (2/3).
MTQNAS yang mengusung tema 'Meningkatkan kreativitas dan inovasi mahasiswa dengan spirit Alquran' itu diikuti mahasiswa-mahasiswi dari berbagai kampus terkemuka di Indonesia.
Seperti Universitas Gajah Mada (UGM), UIN Malang, UIN Sumatera Utara, Politeknik Aceh, Universitas Sebelas Maret, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Pelaksanaan MTQNAS HIMAPAI ini berlangsung secara online dan offline.
Pada babak penyisihan perserta mengirimkan rekaman video ke penyelenggara untuk penilaian atau seleksi babak final.
Kemudian pada babak final peserta hadir mengikuti lomba secara langsung.
"Untuk finalnya mereka langsung hadir ke lokasi. Kalau sebelumnya peserta hanya mengirimkan berupa vidio panitia," imbuh Idawati.
Dalam ajang tersebut IAIH Pancor mengirim sebanyak dua orang mahasiswi untuk mengikuti mata lomba Tilawatil Qur’an dan lomba Tahfiz 100 Hadis Bersanad.
Dua mahasiswi tersebut ialah Nea Azkiyawati untuk tilawah dan Himayatul Hotimah untuk cabang Tahfiz Hadis.
Pada tahapan lomba, dua orang mahasiswi IAIH Pancor ini melalui babak penyisihan pada cabang Tilawah dan masuk kategori 7 besar.
Pada cabang Tahfiz Hadits masuk dalam kategori 3 besar.
"Partisipasi Mahasiswa-mahasiswi IAIH Pancor di ajang kompetisi MTQNAS seperti ini adalah sabgai syiar kampus dan juga partisipasi IAIH Pancor dalam upaya membumikan Alquran," terangnya.
Selain itu, MTQNAS ini juga diharapkan menjadi media untuk mengidentifikasi dan menfasilitasi pembinaan dan pengembangan para mahasiswa berprestasi di Kampus IAIH Pancor.
"Kami ucapkan terimakasih banyak dan apresiasi yang setinggi-setingginya kepada semua pihak. Para pembina atau mentor, para kaprodi dan lainnya yang telah membantu kelancaran proses kegiatan tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor IAIH Pancor Dr. H. Abdul Hayyi Akrom sangat bersyukur atas capaian salah satu mahasiswinya.
IAIH Pancor akan terus memberikan pelayanan kepada mahasiswa-mahasiwi dalam rangka pengembangan bakat dan minat.
Mulai dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang telah ada seperti UKM Bahasa Asing, UKM Riset, Pusat Studi Lingkungan, UKM Hamilul Qur’an dan lainnya.
"Kami memandang ajang kompetisi seperti MTQNAS di Medan ini merupakan kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan," terang Hayyi.
Selain itu, ajang tingkat nasional ini juga ajang untuk memberikan kesempatan kepada para mahasiswa yang berbakat.
Partisipasi ini juga dinilai menjadi bagian eksistensi IAIH Pancor sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia. (cr-par).
Editor : Kimda Farida