Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Diperkirakan Hanya Mampu Menampung Sampah 5 Tahun Mendatang, DLH Lotim Harapkan Penambahan TPA

Supardi/Bapak Qila • Sabtu, 25 Mei 2024 | 17:55 WIB
BUANG: Truk pengangkut sampah saat membuang muatannya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ijobalit, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur.  (SUPARDI/LOMBOK POST)
BUANG: Truk pengangkut sampah saat membuang muatannya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ijobalit, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur. (SUPARDI/LOMBOK POST)

LombokPost-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Timur (Lotim) berharap ada penambahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berdasarkan zona.

Lotim saat ini hanya memiliki satu TPA saja.

Diperkirakan TPA tersebut hanya  mampu menampung sampah sampai lima tahun mendatang.

“Kami harap ada penambahan TPA berdasarkan zona, paling tidak 3-4 TPA seperti yang telah direncanakan dulu,” terang Kadis DLH Lotim H Supardi, Jumat (24/5).

Masih terbatasnya jumlah TPA berdampak pada pelayanan sampah.

Sejauh ini, baru tiga kecamatan yang bisa dilayani DLH.

Bukan itu saja, jika sampah yang masuk ke TPA Ijobalit, yang merupakan satu-satunya TPA, tidak dipilah dengan baik, berpotensi membuat landfill menjadi overkapasitas.

Kepala UPT TPA Ijobalit Suhardan menambahkan, rata-rata jumlah sampah yang dibuang ke TPA mencapai 110 ton per hari.

Dengan luas TPA saat ini 10,87 Hektare diperkirakan akan mampu menampung sampah sampai tujuh tahun mendatang.

“Itu kalau sampahnya dipilah. Tapi kalau sampah tidak dikelola dan dipilah dengan baik dari tingkat desa, maka TPA hanya mampu menampung sampah maksimal  tiga tahun,” katanya.

Selain itu, Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di desa hanya beberapa yang berfungsi.

Selebihnya hanya dijadikan sebagai tempat pembuangan sementara. Sampah-sampah di desa  dibuang ke TPA tanpa dipilah dan dikelola  pihak desa.

“TPS3R itu hanya dimanfaatkan sebagai tempat singgah saja. Setelah sampah menumpuk langsung dikirim ke sini, tanpa dipilah,” jelasnya. (par/r11)

Editor : Kimda Farida
#Lotim #DLH