Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tingkatkan Nutrisi Hewan, Peternak di Lotim Produksi Pakan Konsentrat Sendiri

Supardi/Bapak Qila • Senin, 3 Juni 2024 | 15:35 WIB
MAKAN: Sapi ternak milik seorang peternak asal Desa Pringgasela Timur, sedang makan di kandang kelompok ternak.(SUPARDI/LOMBOK POST)
MAKAN: Sapi ternak milik seorang peternak asal Desa Pringgasela Timur, sedang makan di kandang kelompok ternak.(SUPARDI/LOMBOK POST)

LombokPost-Sejumlah peternak di Lombok Timur (Lotim) memproduksi pakan konsentrat sendiri untuk meningkatkan nutrisi hewan ternak.

Pembuatan konsentrat ini dilakukan melalui Program Gudang Pakan.

”Sebelum pembuatan peternak ini kami berikan dulu pelatihan. Program ini diperuntukkan bagi peternak sapi dan mendapatkan dukungan penuh dari petugas pengawas mutu pakan serta Dinas Peternakan,” terang Kepala Bidang Peternakan, Dinas Peternakan dan Kesehatan (Disnakeswan) Lotim drh Zulfan Ashri, Minggu (2/6).

Dikatakan, bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan konsentrat bersumber dari bahan lokal.

Bahkan beberapa bahan juga diambil dari limbah, seperti ampas biji kopi, kulit kacang, tepung jagung, dedak, dan kulit ari jagung.

Pemilihan bahan tersebut berdasarkan kebutuhan protein dan energi yang diperlukan hewan ternak.

Dari lima bahan itu, energi yang dihasilkan cukup besar bagi hewan ternak khususnya sapi.

”Kehadiran energi yang tinggi dalam bahan-bahan tersebut memiliki dampak positif terhadap kesehatan ternak,” ungkapnya.

Sejauh ini di Lotim terdapat empat kelompok peternak yang sudah membuat pakan sendiri.

Empat kelompok tersebut mendapatkan support anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Prasarana Pertanian senilai Rp 400 juta per kelompok.

Kendati konsentrat diproduksi untuk kebutuhan ternak kelompok, namun permintaan dari peternak lain juga tetap ada.

Sehingga pelatihan pembuatan konsentrat ini akan terus diupayakan.

”Baru empat kelompok yang sudah produksi, seperti Aasfwa Kelayu Jorong, Bebaturan Wanasaba, KTT Kuak Bagek Manis Aikmel, dan KTT Yuriza Agro di Pringgabaya,” sebutnya.

Pembuatan konsentrat sangat diminati para peternak, sehingga  produksi pakan terus meningkat.

Pembuatan pakan ini dinilai sangat penting dalam pengembangan ternak.

Untuk itu pihaknya akan mengusulkan penambahan bantuan gudang pakan pembuatan konsentrat khusus untuk sapi.

”Seharusnya  minimal di setiap kecamatan itu ada satu gudang  tempat pembuatan konsentrat itu,” ungkapnya.

Adanya produksi pakan berkualitas ini diakui dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan hewan ternak.

Termasuk dapat meningkatkan kekebalan tubuh hewan ternak dari berbagai serangan penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penyakit lainnya.

Terpisah Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lotim Drh Hultatang menambahkan kasus PMK di Lotim saat ini sudah tidak ditemukan.

Namun bukan berarti Lotim sudah bebas dari PMK.

Namun dipastikan semua sapi kurban asal Lotim terbebas dari berbagai penyakit. Terutama penyakit menular. (par/r11)

Editor : Kimda Farida
#kurban #Lotim #peternak