Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Distan Lotim Targetkan 24 Ribu Hektare Tanaman Tembakau

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 13 Juni 2024 | 12:10 WIB
CABUT: Salah seorang petani tembakau Virginia di Kecamatan Sakra saat mencabut rumput yang tumbuh di sekitar tanaman tembakau. (SUPARDI/LOMBOK POST)
CABUT: Salah seorang petani tembakau Virginia di Kecamatan Sakra saat mencabut rumput yang tumbuh di sekitar tanaman tembakau. (SUPARDI/LOMBOK POST)

LombokPost-Dinas Pertanian (Distan) Lombok Timur (Lotim) tahun ini menargetkan areal tanaman tembakau seluas 24.897 hektare.

Jumlah ini untuk penanaman tembakau rakyat maupun virginia.

”Tembakau rakyat atau rajang target tanamannya seluas 12.731 hektare. Sedangkan virginia 12.166 hektare,” terang Kabid Perkebunan Distan Lotim Mirza Sofian, Rabu (12/6).

Luas areal tanaman tembakau virginia maupun tembakau rakyat tahun ini seimbang.

Sedangkan tahun lalu lebih didominasi tembakau virginia. Hal ini menandakan tembakau rakyat memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan di Lotim.

Kata dia, Permintaan tembakau rakyat beberapa tahun ini juga sangat tinggi. Sehingga banyak petani beralih menanamnya.

Apalagi dari sisi biaya produksi lebih murah dari virginia.

”Lombok menjadi satu-satu yang masih mengoven tembakau. Kalau di Jawa sudah tidak ada. Meskipun yang ditanam itu tembakau virginia tapi mereka rajang," ujarnya.

Hingga Mei ini, jumlah petani yang sudah menanam tembakau mencapai 22.000.

Persentase penanaman tembakau rakyat sampai bulan Mei mencapai 62 persen. 

Sedangkan untuk Virginia baru 29,31 persen dari rencana tanam.

”Penanaman tembakau rakyat sudah dimulai sejak Januari, makanya persentasenya lebih tinggi. Kalau tembakau virginia baru bulan ini," katanya.

Banyaknya petani yang beralih menanam tembakau rajang karena murah.

Bahkan beberapa perusahaan saat ini juga membeli tembakau virginia yang dirajang.

Sedangkan dari sisi harga, harga tembakau virginia lebih mahal dari tembakau rajang. Tapi jika dilihat dari biaya produksi tembakau rajang lebih menguntungkan.

Disebutkan setiap tahun, areal tanaman tembakau di Lotim cenderung meningkat.

Termasuk harga tembakau selama dua tahun ini juga mengalami peningkatan signifikan.

Tahun lalu, harga tertinggi tembakau virginia Rp 75.000 per kilogram.

”Tahun ini bahkan ada kecenderungan tembakau ini mengalahkan jagung. Seperti petani yang di Desa Serewe dan Desa Sekaroh yang biasanya menanam jagung sekarang beralih menanam tembakau. Karena keuntungannya jauh sekali," tandasnya.

Kadis Pertanian Lotim Sahri menambahkan, tahun ini ada pergeseran tanam tembakau. Disebabkan tanaman padi yang sebelumnya terdampak El Nino.

”Tahun ini kita antisipasi adanya anomali cuaca. Makanya kita sudah ingatkan semua petani melalui UPT di kecamatan untuk memperbaiki drainase," tandasnya. (par/r11)

Editor : Kimda Farida
#Lotim #tembakau