Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Empat Desa di Jerowaru Mulai Nikmati Air Bersih SPAM Pantai Selatan

Supardi/Bapak Qila • Senin, 18 November 2024 | 14:30 WIB

 

Moh Rozikin  SUPARDI/LOMBOK POST
Moh Rozikin  SUPARDI/LOMBOK POST

LombokPost-Sejak dioperasikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan, telah memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah selatan.

Terutama empat desa di Kecamatan Jerowaru.

’Alhamdulillah saat ini empat desa sudah menikmati akses air bersih yang disalurkan melalui SPAM Pantai Selatan ini,” terang Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lotim Moh Rozikin.

Empat desa yang telah dialiri air SPAM Pantai Selatan yakni Desa Sukaraja, Batu Nampar, Desa Wakan, dan Desa Sukadami. 

Reservoir Sukaraja diakui sudah berfungsi secara optimal.

Sementara, untuk reservoir di Gunung Malang, Kecamatan Jerowaru, saat ini belum bisa beroperasi.

Namun pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk penyambungan ke wilayah Ekas.

Ditargetkan, proyek SPAM Pantai Selatan dapat mengaliri 7.000 sambungan rumah (SR) di wilayah selatan. Saat ini masyarakat yang sudah dialiri air sekitar 2.000 SR. 

”Sisanya 5.000 SR masih dalam tahap perencanaan dan penganggaran. Kami masih berupaya untuk mencari sumber anggaran untuk memenuhi kebutuhan ini,” katanya.

Disebut, pengembangan SPAM Pantai Selatan juga akan dilanjutkan pada 2025 dengan memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK), untuk sambungan rumah di Desa Batu Nampar Selatan dan Pena.

”Harapan kami semua warga di kawasan selatan, khususnya di Kecamatan Jerowaru, bisa segera menikmati air bersih. Untuk itu, kami berharap siapa pun jadi bupati agar melanjutkan program ini,” katanya.

Pemkab Lotim juga berusaha meningkatkan debit air.

Mengingat dari rencana awal, debit air yang akan diolah di Instansi Pengolahan Air (IPA) Desa Kotaraja sebanyak 100 liter per detik.

Namun yang baru terpenuhi sebanyak 50 liter per detik.

Memenuhi target itu, Pemkab Lotim telah menemukan satu sumber mata air yang akan digunakan untuk menambah pasokan air, yang akan diambil dari sumber mata air Bawak Odang.

Direktur Teknik PDAM Lotim Lalu Suriyadi menambahkan, pihaknya sudah siap mengelola SPAM Pantai Selatan.

Keberadaan SPAM ini diyakini dapat mengatasi persoalan air bersih di wilayah selatan yang setiap tahun terjadi.

”Hajat dari pemerintah pusat ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan penyediaan air di wilayah yang menjadi langganan kekeringan,” terangnya.

Diakui, air yang dikelola PDAM Lotim  saat ini masih minim yakni 50 liter per detik untuk 50 ribu pelanggan.

Untuk itu pihaknya sangat menunggu penyerahan pengelolaan SPAM Pantai Selatan dari PUPR Lotim kepada PDAM.

Pihaknya juga siap untuk menangani kekurangan pengelolaan air SPAM Pantai Selatan.

PDAM juga akan menerapkan subsidi silang dari pelanggan untuk mendukung pengelolaan. (par/r11)

Editor : Kimda Farida
#sambungan #manfaat #air #desa #minum #SPAM #Jerowaru