LombokPost-Indeks Perkembangan Harga (IPH) Lombok Timur (Lotim) pada Desember 2024 berada di peringkat enam di Provinsi NTB. Sementara secara nasional menduduki posisi 288. ”Posisi IPH kita sangat baik tercatat sebesar 0,24 persen. Kondisi ini menunjukkan pembangunan ekonomi dan kestabilan harga sejumlah bahan pokok kita cukup bagus,” terang PJ Bupati Lotim Juaini Taofik, Jumat (13/12).
Salah satu upaya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terutama pada cabai yang kerap menjadi penyumbang inflasi, melalui program champion cabai. Keberadaan program tersebut sangat membantu pasokan cabai Lotim. Selain itu, kelancaran distribusi kebutuhan pokok juga dinilai sangat penting.
Kabid Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Lotim Saiful Wathan menambahkan, pihaknya bersama Bulog Lotim minggu lalu kembali melakukan operasi pasar murah ke pasar tradisional dan desa-desa. Operasi pasar ini dilakukan dalam rangka menjaga harga beras tetap stabil menjelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru).
”Kalau harga masih terkendali dan masih terjangkau. Namun yang perlu kita antisipasi di perayaan Nataru mendatang. Biasanya harga sejumlah bahan pokok akan naik,” katanya. (par/r11)
Editor : Redaksi Lombok Post