Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mengenal M Ali Assobuni, Seniman Lukis Sketsa Wajah yang Dilirik Polres Lombok Timur

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 19 Desember 2024 | 09:25 WIB

 

PUNYA KARYA: M Ali Assobuni saat melukis sekaligus memamerkan hasil karyanya untuk menarik mereka yang ingin digambar wajahnya di Taman Rinjani Selong, Senin (16/12).
PUNYA KARYA: M Ali Assobuni saat melukis sekaligus memamerkan hasil karyanya untuk menarik mereka yang ingin digambar wajahnya di Taman Rinjani Selong, Senin (16/12).
 

Berawal dari coba-coba, M Ali Assobuni kini menekuni seni lukis sketsa wajah.

Hasil karyanya diminati banyak orang, hingga mampu membiayai kebutuhan sehari-harinya. Berikut ulasannya.

-----------------

Tepat di pintu masuk Taman Rinjani Selong sebelah utara, M Ali Assobuni nampak sibuk.

Tangannya dengan telaten mengarsir lembaran kertas yang dipegangnya.

Kepalanya bolak-balik menoleh dari ponsel ke kertas.

Di belakangnya, keras suara musik senam sehat. Namun, tak sekalipun Ali terpecah konsentrasinya.

”Sejak SD saya senang menggambar wajah. Lama-lama, karena berlatih juga, tingkat kemiripan (gambar) dengan aslinya semakin bagus,” kata Ali.

Ali merupakan salah satu seniman lukis di Lombok Timur (Lotim), dengan spesialisasi sketsa wajah.

Karyanya cukup dikenal. Saat ini Ali membuka lapak di Taman Rinjani Selong. Untuk menerima pemesanan sketsa wajah, sekaligus memamerkan hasil karyanya.

Taman Rinjani Selong bukan merupakan lapak lukisan sketsa wajah pertamanya.

Pertama kali, Ali membuka stand saat car free day (CFD) di Jalan Udayana, Kota Mataram.

Di sana ia juga menerima banyak pesanan.

”Itu mulai pas kuliah di 2017. Saya buka stand di Udayana, Alhamdulillah setiap keluar pasti ada saja yang pesan,” ujarnya.

Setiap minggu, Ali bisa mendapat pesanan membuat 12 sketsa wajah berbagai ukuran.

Satu gambar membutuhkan waktu pengerjaan 9 jam. Jika rumit, bisa sampai 2 hari.

Ia mengungkapkan, karyanya mulai semakin banyak dikenal orang pada 2018 silam.

Saat itu, temannya membantu mempromosikan sketsa wajahnya melalui Instagram.

”Teman saya ini banyak pengikutnya di Instagram, di sana dipromosikan karya-karya saya. Alhamdulillah sejak itu sudah mulai ada pemasukan. Sambil kuliah, saya menggambar,” bebernya.

Setelah lulus kuliah di 2021, Ali memilih untuk pulang ke Lotim. Di kampung kelahirannya ini, Ali tetap melanjutkan karya sketsa wajahnya.

Di Lotim karya sketsa wajahnya makin dicari-cari. Ali bahkan menjadi rekanan Polres Lotim untuk menggambar karikatur maupun sketsa, yang berkaitan dengan kegiatan dan personel kepolisian.

Kerja sama ini berakhir pada 2023 lalu. Setelah itu, Ali membuka stand menggambar di Taman Rinjani Selong.

”Sekarang yang banyak itu pesanan dari media sosial. Alhamdulillah hasilnya lumayan, cukup membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutupnya. (Supardi/r11)

Editor : Kimda Farida
#instagram #wajah #sketsa #rinjani #stand #Seni lukis #Karikatur #kepolisian #gambar #Lotim