Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Atap Sekolah di Jerowaru Ambruk Akibat Cuaca Ekstrem

Supardi/Bapak Qila • Sabtu, 28 Desember 2024 | 16:33 WIB

 

CEK KERUSAKAN: Muhammad Nasir Kepala Sekolah SDN 5 Jerowaru mengecek kondisi ruangan belajar yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Selasa malam (24/12) lalu.
CEK KERUSAKAN: Muhammad Nasir Kepala Sekolah SDN 5 Jerowaru mengecek kondisi ruangan belajar yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Selasa malam (24/12) lalu.
 

LombokPost-Satu sekolah di Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur (Lotim) kembali rusak akibat cuaca ekstrem.

Atap ruang belajar ambruk usai diguyur hujan deras disertai angin kencang.

”Kejadiannya pada malam hari (Selasa, Red). Saat itu hujan dari siang sampai pagi lagi. Mungkin karena tidak kuat menahan beban makanya atapnya ambruk,” terang Kepala Sekolah SDN 1 Jerowaru Muhammad Nasir, Kamis (26/12).

Bangunan yang rusak tetap digunakan kelas I, meskipun kondisi ruangan sebelumnya sudah sangat memprihatinkan.

Kayu-kayunya sudah ada yang patah dan lapuk karena tidak pernah direnovasi, seperti dua ruangan di sebelahnya.

Pihak sekolah sebelumnya juga telah memperkirakan dan mengantisipasi bangunan tersebut akan roboh diguyur hujan lebat.

Sehingga ruangan itu sudah dikosongkan untuk mengurangi kerugian, dengan memindahkan bangku dan kursi siswa ke parkiran.

”Sebelum libur itu kami memang sudah perkirakan atap bangunan sekolah ini akan rusak, karena sudah ada tanda-tandanya,” katanya.

Saat masuk sekolah mendatang, para siswa terpaksa harus belajar di parkiran sekolah.

Karena tidak ada lagi ruangan yang bisa digunakan untuk belajar, terlebih jumlah siswa di SDN 1 Jerowaru cukup banyak.

Kondisi ruangan yang lain diakui juga cukup mengkhawatirkan.

Dari tujuh total ruangan yang ada di sekolah tersebut, baru dua ruangan yang telah direnovasi.

Ruangan-ruangan tersebut sebelumnya sudah diusulkan ke dinas terkait untuk direnovasi, namun belum terealisasi.

Dirinya berharap pihak terkait bisa segera merenovasi ruangan belajar.

Agar proses belajar mengajar bisa berjalan aman dan lancar seperti biasanya.

”Mudah-mudahan bisa segera dibangun kembali, kami khawatir anak-anak yang belajar di parkiran nanti tidak nyaman, karena sekarang kan sudah musim hujan,” katanya.

Sementara itu, penjaga sekolah Sahman menceritakan, atap ruangan tersebut roboh pada malam hari.

Saat itu sedang terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Atap sekolah yang menggunakan genteng tiba-tiba ambruk.

Bersyukur kejadian tersebut terjadi saat libur sekolah, sehingga tidak sampai memakan korban jiwa.

”Memang kami sudah antisipasi akan ambruk. Makanya begitu mau libur. Bangku dan meja siswa sudah dikeluarkan,” tutupnya. (par/r11)

Editor : Kimda Farida
#belajar #Sekolah #ruangan #ruang #Lotim #kelas #Cuaca Ekstrem #ambruk #Jerowaru