Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bahas Dukungan dan Kerja Sama Inklusif dengan Pemerintah Daerah, Ketua MDMC Lotim Bertemu Ketua DPRD Lotim

Rury Anjas Andita • Rabu, 15 Januari 2025 | 18:29 WIB
Ketua MDMC Lotim M. Dirangse Samudra (kanan) saat bertemu dengan Ketua DPRD Lotim Muhammad Yusri di kantor DPRD Lotim, Senin (13/1/2025).
Ketua MDMC Lotim M. Dirangse Samudra (kanan) saat bertemu dengan Ketua DPRD Lotim Muhammad Yusri di kantor DPRD Lotim, Senin (13/1/2025).

LombokPost-Ketua Lembaga Resiliensi Bencana(LRB)/Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Lombok Timur M. Dirangse Samudra bertemu dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur Muhammad Yusri. Pertemuan berlangsung di ruang kerja ketua DPRD Lombok Timur, Senin (13/1/2025).

Dalam pertemuan itu, Dirangse mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Lombok Timur yang telah menyempatkan waktu untuk berdiskusi dan menjalin silaturahmi. "Saya membuka dialog dengan menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya yakni, untuk memperkenalkan kiprah sekaligus kontribusi Muhammadiyah khususnya MDMC serta dapat menggalang semangat kolaborasi dan kerja sama inklusif dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah," kata Dirangse melalui siaran persnya.

Dijelaskan, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) adalah sebuah lembaga yang bekerja di bawah Pimpinan Pusat Muhammadiyah. MDMC sudah terbentuk di setiap wilayah se-Indonesia di 34 provinsi.

Tugas utama MDMC ialah mengkoordinasi sumber daya Muhammadiyah dalam proses penanggulangan bencana. Gerakan MDMC tidak hanya terbatas pada penanggulangan bencana semata, melainkan juga pada pelayanan sosial, keumatan, kemanusiaan mitigasi, kesiap siagaan, tanggap darurat dan juga rehabilitasi paska bencana.

"Pelayanan pertolongan kebencanaan yang diberikan oleh MDMC bukan hanya dalam skala nasional, tetapi juga internasional," bebernya.

Dalam pertemuan tersebut pihaknya sudah menjalin kesepakatan Ikhwal Supporting Politics berupa Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dan Dana Hibah yang akan diberikan kepada MDMC di tahun 2026 mendatang. "Langkah ini merupakan politik amal inklusif pemerintah Daerah (Pemda) agar dapat memberikan perhatiannya terhadap jalannya roda organisasi dan peningkatan kapasitas untuk menolong saudara-saudara kita yang mengalami musibah bencana sosial maupun kemanusiaan hanya bisa dilakukan dengan kerja sama," ujarnya ketua MDMC Lombok Timur

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Lotim Muhammad Yusri menyambut baik kedatangan Ketua MDMC. Dia mengakui bahwa Muhammadiyah adalah organisasi keagamaan tertua dan terbukti memiliki kontribusi nyata untuk negara. Terlebih dalam menjalankan dakwah dan program-program Inklusif.

"Kehadiran Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara begitu penting, sehingga jalinan kerja sama antara Persyarikatan dan pemerintah perlu untuk ditingkatkan," kata politisi Gerindra itu.

Untuk Anggaran Dana Hibah pada tahun 2025 memang sudah ditutup melalui pengesahan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan langsung oleh Gubernur dan Bupati. Oleh sebab itu, mengenai pengadaan Mobil Operasional untuk MDMC dari dana Hibah itu butuh pendanaan besar.

"Itu bisa kita lakukan di tahun 2026 mendatang. Karena kita mau beli mobil sesuai kebutuhan dan kapasitas di lapangan, mobil hibah itu harus pembelian baru, tidak boleh bekas. Sementara, untuk membantu pembelian baju dan alat penunjang aktivitas Relawan itu bisa kita penuhi di tahun ini melalui dana aspirasi," pungkasnya. (r5)

Editor : Rury Anjas Andita
#mdmc #muhammadiyah #Bencana #DPRD Lotim