LombokPost-Hujan lebat disertai angin kencang terjadi sejak siang hingga malam hari di sejumlah titik di Lombok Timur (Lotim), kamis (6/2). Hal itu mengakibatkan sejumlah rumah warga di Desa Kabar, Kecamatan Sakra, Lombok Timur (Lotim) rusak berat. “Sejak siang mulai hujan kemudian disusul angin kencang. Tiba-tiba atap rumah saya langsung diterbangkan ke samping dan ke depan rumah. Kejadiannya sekitar pukul 16.30 Wita,” terang salah seorang terdampak, Sahma warga Dusun Terentem, Desa Kabar saat ditemui Lombok Post di rumahnya, Jumat, (7/2).
Saat kejadian ia sedang berada di dalam rumah bersama anak dan cucunya. Sebelum kejadian ia mendengar suara atap rumah yang ditiup angin. Suara itu membuatnya panik dan berlari ke luar rumah sambil teriak minta tolong.
Tidak lama kemudian, atap rumah diterbangkan sejauh 10 meter, sehingga menimpa rumah warga di sampingnya. Beberapa atap rumah warga lainnya juga mengalami rusak, namun tidak terlalu parah. “Begitu atap rumah diterbangkan, saya langsung bawa cucu saya keluar ke rumah saudara say yang di dekat rumah sambil teriak. Saya langsung lemas,” ungkapnya.
Sejumlah perabotan rumahnya juga ikut rusak. Untuk sementara waktu itu dirinya bersama anak dan cucunya terpaksa harus mengungsi ke rumah saudaranya.
Ia berharap pemerintah desa maupun kabupaten memberikan bantuan untuk perbaikan atap, agar rumah bisa ditempati kembali. “Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, semua anak-anak selamat,” tutupnya.
Kepala Desa Kabar Marzoan menambahkan hujan lebat disertai angin kencang itu mengakibatkan sembilan rumah warga di Desa Kabar rusak. Dari jumlah itu, lima rumah kategori rusak berat. “Selain rumah, satu unit open tembakau dan satu kandang ayam juga ikut rusak. Rumah warga yang rusak ini tersebar di lima dusun,” terangnya.
Pihaknya saat ini telah membentuk Tim reaksi cepat penanganan bencana,untuk membatu masyarakat yang terdampak angin kencang. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Pengulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, untuk membatu masyarakat yang terdampak.
Untuk sementara waktu, warga yang rusak rumahnya diharapkan mengungsi ke rumah warga sekitar. Dirinya berharap agar masyarakat yang memiliki pohon besar di dekat rumahnya untuk segara ditebang, untuk mengantisipasi pohon tumbang. “Nanti desa juga akan bantu setengahnya. Karena kita juga tidak punya anggaran. Tapi kami harap BPBD bisa membantu warga yang terdampak,” pungkasnya.
Kalak BPBD Lotim Lalu Muliadi meminta masyarakat tetap waspada dengan kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini. “Jadi masyarakat harus tetap waspada dengan pergerakan cuaca saat ini. Walaupun hari ini panas bisa jadi besok hujan lebat,” ungkapnya.
Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Kamis (6/2) sore mengakibatkan sejumlah bencana alam lain. Ada longsor di Kelurahan Majidi. Kemudian banjir di Desa Lepak Timur yang mengakibatkan belasan rumah terendam, dan angin puting beliung di Desa Kabar. (par/r6)
Editor : Rury Anjas Andita