LombokPost-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Timur (Lotim) menyebut pengolahan dan pemilihan sampah di Lotim masih sangat minim.
Sehingga hal ini mengakibatkan sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mencapai puluhan ton per hari.
“Pengelolaan dan pemilihan sampah dari sumbernya sangat dibutuhkan, agar sampah yang terbuang ke TPA bisa berkurang,” terang Kepala DLH Lotim H Supardi, Jumat (22/2).
Pihaknya meminta masyarakat dapat mengolah dan memilah sampah-sampah organik maupun non organik secara mandiri. “Tampungan sampah kita sangat terbatas,” ungkapnya.
Disebut rata-rata sampah yang dihasilkan sebanyak 0,4 kilogram sampah per orang, per hari. Sementara jumlah penduduk Lotim saat ini mencapai 1,4 juta jiwa.
Kecamatan yang dilayani DLH untuk pengangkutan sampah saat ini baru tujuh
Sementara sisanya dilakukan secara mandiri. Ini dikarenakan terbatasnya sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana yang dimiliki.
“Kami berharap agar masyarakat bisa memilah dan mengelola sampah dari rumah masing-masing. Dan jika dikelola dengan baik sampah-sampah ini bisa dimanfaatkan. Salah satunya dijadikan sebagai pupuk organik,” tutupnya. (par/r6)
Editor : Redaksi Lombok Post