Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Dorong Distan Lotim Optimalkan Lahan Tidur

nur cahaya • Rabu, 5 Maret 2025 | 12:50 WIB

 

KERA KERAS: Petani di salah satu lahan persawahan di Lombok Timur, beberapa waktu lalu.
KERA KERAS: Petani di salah satu lahan persawahan di Lombok Timur, beberapa waktu lalu.
 

 

LombokPost-Bupati Lombok Timur (Lotim) H Haerul Warisin melakukan sidak ke sejumlah OPD, termasuk Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Lotim). Salah satu fokus ketika sidak ke Dinas pertanian ialah melakukan pengawasan terhadap harga gabah dan mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif. “Pertanian memiliki peran sangat penting dalam ketahanan pangan. Untuk itu kami minta dinas pertanian tidak sekadar memberikan informasi kepada petani, memberikan cara menanam maupun cara bercocok tanam. Tetapi juga harus turun melihat para tengkulak atau pengusaha gabah yang mempermainkan harga gabah di lapangan,” pesan Bupati Lotim H Haerul Warisin, Selasa (4/3).

Diharapkan pengusaha gabah tidak memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Dengan pura-pura tidak tahu bahwa pemerintah telah memberikan harga Rp 6.500 per kilogram terima di pinggir jalan.

Selain untuk mendukung program ketahanan pangan, juga untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Masing-masing dapur sehat akan memberikan makan sebanyak 3.300 anak selama lima hari setiap pekan. “Dengan adanya MBG ini kebutuhan sayur juga akan tinggi beras juga akan tinggi. Untuk itu kami harap distan memperhatikan hal ini. Jangan sampai kebutuhan yang banyak nantinya akan menyebabkan terjadinya inflasi,” katanya.

Dikhawatirkan Inflasi akan menyebabkan daya beli masyarakat berkurang dan berdampak terhadap kebutuhan gizi masyarakat. Untuk itu, ia meminta mengoptimalisasi lahan tidur yang selama ini kurang dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan. “Silahkan lakukan optimalisasi lahan tidur. Termasuk lahan-lahan yang saat ini memang sudah bagus, tapi karena kekurangan air menjadi tidak optimal. Kalau memungkinkan untuk dibangunkan sumur bor, kita buatkan sumur bor, nanti kita lihat anggaran daerah,” ungkapnya.

Ia menyebut Distan Lotim menjadi Dinas andalan karena menyiapkan bahan pangan baik beras jagung kedelai sayur dan lainya. Untuk itu dia akan memberikan konsentrasi kepada di dinas pertanian dan peternakan. “Kenapa begitu karena kita berbicara gizi, berbicara telur dan sayur semuanya ada di situ. Karena kebutuhan akan pangan kita sangat banyak sekali. Jadi kalau ini tidak genjot maka ke depan kita bisa saja kekurangan. Jangan bangga dengan kelebihan bahan pokok yang ada sekarang ini, sebab besok kalau sudah banyak Dapur MBG maka kita akan kewalahan,” pungkasnya.

Plt Kepala Dinas Pertanian Lotim Lalu Fathul Kasturi mengaku siap menjalankan arahan bupati. Termasuk untuk menjaga inflasi sejumlah bahan pokok seperti cabai, bawang merah tomat dan lainnya. “Untuk penanaman cabai kita sudah memakai technology Smart atau Smart Farming. Kenaikan harga cabai ini memang salah satunya disebabkan oleh tingginya kebutuhan saat Ramadan ini,” terangnya.

Disebutkan luas areal tanam cabai di Lotim sejak Oktober 2024 hingga Januari 2025 ini seluas 421.5 hektare dengan estimasi produksi cabai mencapai 1.500 ton. Kenaikan harga ini diakui bukan karena tidak ada stok melainkan tingginya permintaan. “Tidak ada petani kita yang gagal panen. Yang mengalami penurunan hasil panen ada. Tetapi kalau kenaikan harga ini karena memang permintaan yang cukup tinggi saat Ramadan ini,” pungkasnya. (par/r6)

Editor : Pujo Nugroho
#gabah #tanam cabai #Beras #penurunan #Lotim #program #sumur bor #kebutuhan