Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sehari Usai Diresmikan, SPAM Pantai Selatan Sudah Bocor di 12 Titik

nur cahaya • Minggu, 23 Maret 2025 | 14:28 WIB

 

SPAM: Bupati Lombok Timur (Lotim) H Haerul Warisin saat meresmikan SPAM Pantai Selatan, beberapa hari lalu.
SPAM: Bupati Lombok Timur (Lotim) H Haerul Warisin saat meresmikan SPAM Pantai Selatan, beberapa hari lalu.
 

 

LombokPost-Jaringan Distribusi Utama (JDU) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pantai selatan mengalami kebocoran di 12 titik.

Hal ini terjadi sehari setalah diresmikan dan diserahterimakan pengelolaannya kepada PDAM Lombok Timur (Lotim).

“Setelah dibuka pendistribusian ke wilayah Selatan ternyata ada kebocoran di 12 titik sepanjang aliran perpipaan. Tempatnya beda-beda, ada di jalur Keruak, jalur Sakra, dan Jerowaru. Kebocoran ini diketahui sehari setelah diresmikan (13/3) lalu,” Terang Plt Direktur PDAM Lotim Sopyan Hakim, Jumat (21/3).

Terkait kebocoran ini pihaknya telah menyampaikannya kepada pihak kontraktor, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Mengingat PDAM hanya sebagai penerima manfaat.

Permasalahan ini diharapkan bisa segara diatasi oleh pihak kontraktor.

Setelah peresmian itu, PDAM telah mengoperasikan atau membuka sesuai dengan SOP yang ada.

“Pembukaan jaringan itu sudah sesuai dengan hasil pelatihan yang didapatkan oleh orang-orang kami. Pertama dibuka dengan satu putaran, kemudian satu jam lagi dibuka dua putaran. Jadi secara teknis kami sudah buka pendistribusian air itu dengan bagus,” bebernya.

Ia memastikan pengoperasian SPAM Pantai Selatan sudah sesuai aturan. Sehingga tidak mungkin rusak akibat dari pendistribusian air secara penuh.

Sejauh ini belum diketahui penyebab kebocoran tersebut. Apakah kerusakan karena di sengaja atau memang rusak sendiri.

Berdasarkan hasil identifikasi. Selain terjadi kebocoran, sejumlah pipa dan kran juga hilang.

Sementara ini SPAM Pantai Selatan saat ini sudah dikembalikan kepada pihak penyedia untuk segera diperbaiki.

“Sementara ini kita kembalikan dulu kepada pihak kontraktor melalui PUPR. Karena tidak mungkin PDAM yang akan perbaiki itu. Biayanya cukup mahal,” imbuhnya.

Pengoperasian SPAM Pantai Selatan saat ini dihentikan sementara waktu.

Dikhawatirkan jika air dengan debit 50 liter per detik, tetap disalurkan kerusakan akan semakin parah dan merusak fasilitas warga di lokasi-lokasi kebocoran.

Debit 50 liter per detik tersebut akan disalurkan kepada delapan ribu sambungan rumah (SR) atau pelanggan.

SR ini merupakan pelanggan yang pemasangan water meter ditanggung langsung oleh kontraktor.

Dengan total pelanggan PDAM saat ini sebanyak 37.000 ia optimis bisa menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 2,5 miliar per tahun.

“Kalau pelanggan-pelanggan kami benar-benar kooperatif Insyaallah Rp 2,5 Miliar bisa kita serahkan kepada daerah. Kalau sebelumnya PAD dari PDAM di bawah Rp 1 miliar,” tutupnya. (par/r6)

Editor : Kimda Farida
#manfaat #Penerima #pdam #Jaringan #pendistribusian #PUPR #Lotim #SPAM #rusak