Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

TP PKK Lotim Kurangi Acara Seremonial, Terjun Langsung Lapangan Agar Program Tepat Sasaran

nur cahaya • Minggu, 13 April 2025 | 19:27 WIB

 

Ra’yal Ain
Ra’yal Ain
 

LombokPost-Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lombok Timur (Lotim) Hj Ra’yal Ain meminta dalam penanganan stunting tidak terlalu banyak acara seremonial. Namun harus kerja ekstra dan terjun langsung ke lapangan berhadapan dengan sasaran. “Kita lihat bagaimana kondisi kesehatan dan lingkup mereka. Bagaimana Pola hidup kemudian itu kita tata,” terangnya.

Turut dijelaskan, Kemenag Lotim bersiap memberikan  pelatihan kepada calon pengantin sebelum menikah, sebagai bekal untuk membina rumah tangga. “Semua calon pengantin harus mengikuti pembekalan sebelum pernikahan. Sehingga dari pernikahan itulah kita harapkan akan tumbuh anak-anak yang sehat dan tidak stunting,” katanya.

Penanganan stunting harus diselesaikan mulai dari akarnya. Harus berbaur dengan sasaran, melihat lingkungan kesehatan, keadaan ekonomi dan lainnya. Baru selanjutnya sasaran akan diberikan penanganan, baik berupa bantuan modal usaha maupun bantuan lainnya.

Photo
Photo

Menurutnya muara persoalan stunting ada pada keluarga. Tingkat kesejahteraan masyarakat sangat berpengaruh terhadap  stunting. Untuk itu ia berkomitmen akan turun melihat kondisi masing-masing keluarga stunting. “Kalau ekonomi mereka sudah bagus, asupan gizi anak juga tentu akan bagus,” pungkasnya.

Bupati Lotim H Haerul Warisin berharap pengurus TP PKK dapat bekerja secara efektif dan memberikan manfaat yang luas bagi kesejahteraan masyarakat. “Saya berharap semua anggota TP PKK  dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Lotim,” ujarnya.

Ditegaskan luasnya wilayah dan besarnya jumlah penduduk Lotim sebagai tantangan yang harus diatasi TP PKK. Ia menyoroti berbagai permasalahan di berbagai bidang. Mulai dari pendidikan anak-anak yang putus sekolah, meningkatnya kasus penyakit, hingga kesulitan masyarakat miskin dalam mengakses layanan kesehatan gratis.

“Ketua TP PKK dan seluruh pengurus harus memiliki rasa sosial yang tinggi. Jika ada masyarakat yang kesulitan dan viral di media sosial, jangan diabaikan. Bantu mereka sesuai dengan anggaran yang ada,” tegasnya. (par/r6)

Editor : Pujo Nugroho
#Kesehatan #masyarakat #PKK #Lotim #tantangan #Stunting