LombokPost-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) akan memberikan bantuan modal usaha kepada pedagang kecil. Hal ini diharapkan dapat membantu perekonomian para pedagang kecil seperti asongan dan pedagang kaki lima. “Kita akan uji coba dulu. Kita berharap yang mendapatkan bantuan ini adalah masyarakat yang memiliki ekonomi lemah, yang terdiri dari pedagang asongan, bakulan, pedagang kaki lima, dan model-model lainnya,” terang Bupati Lotim H Haerul Warisin, Rabu (23/4).
Saat ini pemberian modal itu dalam proses pendataan dan proses verifikasi pedagang. Jika kelak program ini berhasil meningkatkan perekonomian masyarakat, dipastikan akan terus berjalan dengan serangkaian penyempurnaan.
Ditegaskan, bantuan modal ini lebih menyasar pedang kecil. Bukan program Lotim berantas rentenir melalui kredit tanpa bunga (Lotim Berkembang). Atau bantuan modal tanpa bunga yang dipinjam dari bank oleh para peternak. “Kalau Lotim berkembang kan bantuan modal kepada peternak sebesar Rp 10 juta tanpa bunga. Kalau ini lebih menyentuh masyarakat dengan ekonomi lemah,” ungkapnya.
Besaran modal yang akan diberikan bervariasi, sesuai jenis dan besar usaha yang dijalankan. Untuk waktu pencairan belum bisa dipastikan, namun dirinya berjanji setelah verifikasi selesai bantuan akan langsung diberikan.
Dirinya juga belum bisa memastikan berapa anggaran yang akan digelontorkan untuk bantuan modal pedagang kecil ini. “Untuk waktu pencairan, saya belum tahu. Karena harus verifikasi dulu. Jumlahnya menyesuaikan jenis usahanya. Misalnya kalau usaha serabi, atau urap-urap saya rasa cukup Rp 400-500 ribu,” pungkasnya. (par/r6)
Editor : Prihadi Zoldic