Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Melihat Cara Pemuda Perenang Tingkatkan Minat Baca Anak dengan Buat Pojok Baca, Dampingi Anak-anak

nur cahaya • Selasa, 3 Juni 2025 | 12:13 WIB

 

MEMBACA: Anak-anak di Dusun Perenang Desa Kabar, Kecamatan Sakra saat membaca buku di teras musala pada acara pojok baca yang diselenggarakan Ikatan Pemuda Dusun Perenang (IPDP), Minggu (1/6).
MEMBACA: Anak-anak di Dusun Perenang Desa Kabar, Kecamatan Sakra saat membaca buku di teras musala pada acara pojok baca yang diselenggarakan Ikatan Pemuda Dusun Perenang (IPDP), Minggu (1/6).
 

Ikatan Pemuda Dusun Perenang (IPDP), Desa Kabar, Kecamatan Sakra, menggelar pojok baca. 

Itu dalam rangka meningkatkan minat baca dan membudayakan kegiatan membaca buku sejak dini. 

Sore itu gazebo tua di pojok jalan dusun itu terlihat tidak seperti biasanya.

Baca Juga: Cara Rina Marwati Tingkatkan Minat Baca Dengan Jejerkan Buku di Teras Rumah, Lahirkan Bale Baca Hasanah

Berugak berukuran 3x2 meter persegi yang biasnya dijadikan tempat nongkrong dan main game online , hari itu memenuhi puluhan buku.

Mulai dari buku anak-anak hingga buku umum untuk orang dewasa.

Sepintas gazebo sederhana itu terlihat seperti lapak jualan buku.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi dan Minat Baca, Bhayangkari Serahkan Bantuan Buku ke Polres KLU

Pemandangan itu menarik perhatian orang-orang yang melintas di jalan perkampungan itu. Terutama ibu-ibu yang baru saja pulang dari sawah.

Sementara puluhan anak-anak juga bersemangat dan kegirangan mengikuti permainan tradisional yang disiapkan pemuda setempat, sebagai acara rangkaian pojok baca hari itu.

Rendi Andrian, Sekretaris Ikatan Pemuda Dusun Perenang (IPDP) menyampaikan pojok baca ini merupakan salah satu dari program kepemudaan.

Baca Juga: Perpustakaan Harus Didesain Lebih Kekinian, Berikut Cara Meningkatkan Minat Baca versi Bupati Dompu Bambang Firdaus

Sekaligus melakukan tindak lanjut dari program yang sebelumnya diselenggarakan oleh divisi pendidikan IPDP. Dengan tujuan meningkatkan minat baca terhadap anak-anak.

“Sebelumnya kami sudah melakukan workshop pendidikan tentang penguatan literasi digital. Pojok baca ini merupakan tindak lanjut kegiatan itu, yang menyasar anak-anak hingga pemuda,” terang Rendi Andrian, Minggu (1/6).

Kegiatan pojok baca ini dimulai dari mengeksploitasi pemuda, melihat anak-anak yang setiap libur sekolah, sebagian besar waktu mereka digunakan untuk bermain HP.

Sehingga jarang sekali digunakan untuk belajar atau mengisi waktu libur dengan kegiatan lain seperti membaca buku.

Baca Juga: Bedah Buku di Momen Hari Kartini, Ketua Bhayangkari KLU Prihatin Minat Baca Generasi Muda Rendah

Selama ini membaca buku hanya dilakukan waktu di sekolah saja. Sangat jarang mengulangi pelajaran di rumah atau sekadar membaca buku.

Untuk menarik minat membaca anak-anak dan memberikan semangat dalam membaca. Kegiatan pojok baca diawali dengan memainkan beberapa permainan tradisional.

Kemudian dilanjutkan dengan membaca buku dan membagikan hadiah berupa makanan.

Baca Juga: Cerita Qori' Bayyinaturosi dan Infinity Book Tingkatkan Minat Baca Masyarakat dari Lapak Buku

Saat proses membaca dimulai, anak-anak akan diturunkan sesuai jenjang pendidikan masing-masing.

Bagi yang belum lancar membaca akan dibimbing oleh masing-masing koordinator dari pemuda.

"Yang masih mendalami TK kita bimbing dan ajarkan mereka membaca. Jadi kita tidak hanya sebatas menaruh buku kemudian dibaca. Tapi kita bimbing dan setelah itu kami akan menanyakan hasil bacaan mereka," ungkapnya.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

Disebutkan, kegiatan pojok baca tersebut mendapat respon baik dari anak-anak hingga masyarakat umum.

Hal itu terlihat dari antusiasme anak-anak dan orang tua yang meminjam buku. Bahkan beberapa orang membawanya pulang, karena keterbatasan waktu untuk membaca di tempat.

Untuk pengadaan buku-buku, IPDP bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Lotim, dengan melakukan peminjaman secara kolektif.

Beberapa buku juga diperoleh dari koleksi para pemuda.

"Buku-bukunya kami pinjam secara kolektif di perpustakaan daerah. Acara ini sebelumnya kami rencanakan dua kali seminggu. Tapi melihat antusiasme adik-adik kami, mudah-mudahan ini bisa kita lakukan setiap minggu," katanya.

Dirinya berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak dan meningkatkan wawasan, serta pengetahuan anak-anak.

Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post

Melalui kegiatan ini juga diharapkan anak menjadikan membaca buku sebagai kebutuhan. “Mudah-mudahan mereka senang dengan buku. Kalau mereka sudah senang otomatis mereka juga senang membaca,” tutupnya. (Supardi/r6)

Editor : Kimda Farida
#pojok baca #buku #pemuda #Anak #minat baca