Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sekolah Rakyat di Lombok Timur, 152 Orang Disiapkan Jadi Calon Siswa

Lombok Post Online • Senin, 23 Juni 2025 | 13:21 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost - Sebanyak 152 orang telah disiapkan dan mendaftar untuk menjadi calon siswa sekolah rakyat di Lombok Timur (Lotim).

Dari 152 orang tersebut sebanyak 125 orang telah dinyatakan lulus atau memenuhi syarat.

Cadangan ini bisa ada siswa lulus yang mengundurkan diri.

"Sisanya akan jadi cadangan jika ada yang mengundurkan diri, 152 ini untuk lima rombel," terang Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lotim, H Suroto, Minggu (22/6).

Lokasi sekolah rakyat yang telah disepakati di Lotim ialah eks bangunan Akper yang ada di depan Lapangan Gora Sakra. Calon siswa sekolah rakyat ini  berasal dari 21 kecamatan di Lotim. 

Sepengetahuannya, tahun ini sekolah rakyat di NTB baru dua. Satu di Sentra Paramita Kementerian Sosial (Kemensos) di Bengkel, Lombok Barat (Lobar) untuk jenjang SMP, dan satu di Lotim untuk jenjang SMA.

"Sekolah rakyat semuanya menjadi urusan pusat. kita di kabupaten hanya menyiapkan calon siswa sesuai kriteria. Insya Allah tahun ini mulai jalan," katanya.

Kriteria calon siswa yang dinyatakan lulus tersebut salah satunya telah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Khususnya yang masuk dalam kategori miskin desil satu dan desil dua. "Semua calon siswa sudah didatangi rumahnya, di foto orang tua untuk diverifikasi. Masing-masing calon murid sudah ada profilnya," imbuhnya.

Program ini tidak hanya untuk meminimalisir angka putus sekolah, namun juga untuk pengentasan kemiskinan.

Sekolah ini merupakan sekolah unggulan untuk keluarga miskin. Sekolah rakyat bertujuan memutus rantai kemiskinan. Dirancang untuk mencetak agen perubahan dari keluarga miskin, untuk membantu mencapai kehidupan yang lebih sejahtera.

"Selain itu melalui program ini juga nanti ada 

program pemberdayaan bagi orang tua atau keluarga mereka yang akan diberikan sesuai potensi masing-masing,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lotim H Suroto Jelaskan Persiapan Sekolah Rakyat Lotim
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lotim H Suroto Jelaskan Persiapan Sekolah Rakyat Lotim

Data menunjukkan, 64, 46 persen anak dari orang tua miskin umumnya akan tetap berada dalam lingkaran kemiskinan. Kemudian pada tahun ajaran 2023/2024 angka putus sekolah di Indonesia mengalami peningkatan. Selain itu 74,51 persen rumah tangga miskin berpendidikan rendah. Kemudian 86,34 persen anak Indonesia duduk di bangku SMA, namun 33,21 persen diantaranya putus sekolah.

Data lain memperlihatkan, 730.703 siswa SMP lulus namun tidak melanjutkan pendidikan dan 76 persen keluarga mengakui anaknya putus sekolah karena faktor ekonomi. "Kehadiran sekolah rakyat ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah putus sekolah di Indonesia dan mengentaskan kemiskinan," tutupnya. (par/r6)

Editor : Rury Anjas Andita
#potensi #calon siswa #keluarga miskin #Sekolah Rakyat #Lotim