LombokPost-Bupati Lombok Timur (Lotim), H Haerul Warisin dan Bupati Lombok Tengah (Loteng), H Pathul Bahri akhirnya bertemu untuk membahas masalah teluk Ekas, Kecamatan Jerowaru, Lortim, yang sempat ribut akibat peneguran pelaku wisata asal Loteng.
Pertemuan itu berlangsung di Hotel Prime Park, Kota Mataram pada Rabu (25/6) malam.
Pertemuan itu juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar pemimpin daerah.
"Pertemuan ini dalam rangka membahas penyelesaian persoalan di teluk Ekas, Jerowaru, yang selama bertahun-tahun belum tuntas," terang Bupati Lotim, H Haerul Warisin, Kamis (26/6).
Kata dia, sebagai kabupaten yang bertetangga dengan kesamaan kultur masyarakat, kolaborasi sangat penting dilakukan. Terutama dalam menyelesaikan berbagai isu, termasuk pengelolaan lokasi surfing di Teluk Ekas.
"Ini momentum untuk mempererat kerja sama, terutama dalam pengembangan pariwisata yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat," ujar H Iron.
Dengan adanya pertemuan ini juga menjadi komitmen dalam menciptakan wisata yang adil dan nyaman, khususnya di destinasi unggulan seperti Ekas, Jerowaru.
Persoalan lokasi surfing di Ekas harus memberi manfaat bagi warga lokal serta menguntungkan bagi para pelaku wisata.
Sementara itu, Bupati Loteng H Pathul Bahri, menyatakan bahwa tidak ada pemerintah yang ingin menyengsarakan rakyatnya.
Diyakini Bupati Lotim juga memiliki komitmen yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
"Setelah pertemuan ini, nanti akan ditindaklanjuti oleh Dinas Pariwisata daerah masing-masing untuk mencari solusi terbaik terkait pengelolaan wisata surfing di Teluk Ekas," ujarnya.
Dirinya berharap, langkah ini dapat mengakhiri polemik yang telah berlarut-larut dan membawa dampak positif bagi pelaku wisata maupun masyarakat setempat. ***
Editor : Kimda Farida