LombokPost - Dinas kesehatan (Dikes) bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur (Lotim) menggelar sosialisasi dan evaluasi terkait inovasi Bikin Akta Kelahiran Via WA (bakvia) bagi seluruh puskesmas Lotim.
"Terimakasih kapi ucapkan dan kepada empat puskesmas dengan capaian maksimal dalam melaksanakan inovasi ini," terang Sekdis Dukcapil Lotim Arfany Muammar Masani, Rabu (23/7).
Dia menyampaikan program bakvia merupakan hasil Kerjasama antara dinas kesehatan dan Dukcapil Lotim. Pada pertemuan tersebut terdapat beberapa poin permasalahan yang ditemukan dan menjadi perhatian dukcapil , untuk meningkatkan pelayanan pembuatan akta kelahiran bagi anak baru lahir.
Baca Juga: Dukcapil Lotim Kejar Target Pembuatan KIA dan KTP
Beberapa permasalahan tersebut diantaranya ialah pergantian struktur petugas puskesmas yang memberikan pelayanan bakvia. Sehingga perlu dilakukan proses penyesuaian. Selain itu juga sosialisasi bakvia dikalangan masyarakat yang dinilai masih kurang.
"Untuk itu melalui pertenuan ini, kita akan cari jalan keluarnya permasalahan yang menghambat berjalannya program ini," katanya.
Pada kesempatan itu, Dukcapil memberikan penghargaan kepada empat puskesmas yang memiliki progres luar biasa dalam menjalankan inovasi bakvia. Yakni puskesmas Dasan Lekong, Puskesmas Aikmel, Puskesmas Sikur dan Puskesmas Keruak.
Baca Juga: Dukcapil Jemput Bola Urus Dokumen Warga Terdampak Banjir Mataram
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Lotim H Pathurrahman mendorong seluruh puskesmas di Lotim untuk terus membenahi dan meningkatkan pelayanan inovasi bakvia.
Ia menilai program ini sangat penting karena merupakan salah satu langkah dalam mengetahui angka kelahiran ataupun jumlah penduduk di Lotim.
"Kami juga berharap apresiasi yang diberikan kepada puskesmas oleh dinas dukcapil menjadi motivasi seluruh puskesmas," terangnya.
Ia juga menekankan semua Puskesmas untuk terus berbenah memberikan layanan terbaik dalam membantu masyarakat melengkapi administrasi kependudukan yang dibutuhkan. (par/r6)
Editor : Prihadi Zoldic