LombokPost - Perbaikan jaringan SPAM Pantai Selatan terus dikebut menyusul kebocoran di sejumlah titik usai peresmian.
PDAM Lombok Timur optimistis aliran air segera mengalir ke wilayah selatan.
Diharapkan dalam waktu dekat, SPAM Pantai Selatan dapat kembali mengalir ke masyarakat. Terutama ke wilayah selatan seperti Keruak dan Jerowaru.
"Masih dalam proses perbaikan. Mungkin karena faktor cuaca sehingga belum tuntas," terang Plt Direktur PDAM Lombok Timur Sopyan Hakim, Jumat (8/8).
Saat ini debit air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kotaraja mencapai 50 liter per detik dari kapasitas 150 liter per detik. Dengan ketersediaan itu, PDAM optimistis dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
"InsyaAllah dengan debit yang 50 liter per detik itu kita bisa suplai kebutuhan masyarakat. Proses perbaikan masih berjalan, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa alirkan," katanya.
Diketahui, sehari setelah diresmikan dan diserahterimakan pengelolaannya kepada PDAM Lotim pada bulan Maret lalu, Jaringan Distribusi Utama (JDU) SPAM Pantai Selatan mengalami kebocoran di 12 titik.
Terkait kebocoran tersebut, PDAM telah menyampaikannya kepada pihak kontraktor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mengingat PDAM hanya sebagai penerima manfaat. Sejauh ini belum diketahui penyebab pasti kebocoran tersebut.
"Setelah peresmian itu, PDAM telah mengoperasikan dan membuka sesuai dengan SOP yang ada. Tapi saat dicek ada kebocoran di 12 titik berbeda-beda," katanya.
Bupati Lotim H Haerul Warisin berharap proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah itu tidak berakhir sia-sia karena kinerja yang tidak maksimal. Ia menegaskan masyarakat selatan membutuhkan air bersih, bukan janji manis. Ia juga menyayangkan kondisi SPAM Pantai Selatan yang hingga kini belum bisa dimanfaatkan.
"Ini bukan cuma masalah teknis, ini masalah komitmen. SPAM ini seharusnya dapat menunjang pariwisata, justru belum bisa dimanfaatkan," ujarnya.
Sejak diresmikan, jaringan SPAM Pantai Selatan masih ditemukan bocor di sejumlah titik dan transmisi belum terpasang dengan baik.
Ia menargetkan perbaikan SPAM Pantai Selatan tuntas pada Agustus ini agar segera bisa dimanfaatkan masyarakat dan mendukung pengembangan pariwisata di wilayah selatan Lotim. (par/r7)
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin