LombokPost - Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional 2025, Kantor Kesyahbandaran dan KUPP Kelas III Labuhan Lombokmenggelar aksi bersih-bersih Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur.
Kegiatan bersih-bersih pelabuhan ini berlangsung di Pelabuhan Kayangan dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kapolsek KP3 Pelabuhan Kayangan, Polairud Polres Lombok Timur, GM DLU, agen tiket, hingga tokoh masyarakat setempat.
Kepala KUPP kelas III Labuhan Lombok, La Ode Wao, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar momentum memperingati Hari Perhubungan Nasional, tetapi juga upaya nyata menjaga kelestarian pelabuhan.
Baca Juga: Prabowo Reshuffle Kabinet: Sri Mulyani Dicopot, Budi Gunawan hingga Dito Ariotedjo Tergeser
“Ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pelabuhan,” jelasnya.
Menurut La Ode, aksi bersih-bersih Pelabuhan Kayangan juga menjadi langkah awal untuk menyinergikan seluruh pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan dengan industri yang terkait di dalamnya.
“Upaya ini mendorong semua pihak, terutama masyarakat maritim, agar bersama mewujudkan laut biru dan pantai bersih,” tegasnya.
Baca Juga: Florian Wirtz Akui Tantangan Berat di Liverpool, Gol Indah untuk Jerman Jadi Pelipur Lara
Ia menambahkan, meski pemerintah sudah memfasilitasi dan memberikan dukungan, kebersihan pelabuhan tetap menjadi tanggung jawab bersama. Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama.
“Mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga memilah sampah organik, nonorganik, maupun yang bisa didaur ulang untuk nilai ekonomi, itu sangat penting,” ujar La Ode.
Dengan aksi bersih-bersih Pelabuhan Kayangan di Hari Perhubungan Nasional ini, KUPP kelas III Labuhan Lombok berharap lahir budaya baru menjaga lingkungan maritim yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (***)
Editor : Alfian Yusni