Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Abdul Maad Sukses Kembangkan Bibit Tanaman Holtikultura, Pengiriman Hingga Ke Luar Pulau

Supardi/Bapak Qila • Jumat, 12 September 2025 | 07:16 WIB

Abdul Maad Adnan Tohir saat mngecek kondisi bibit Hortikultura di green house miliknya.
Abdul Maad Adnan Tohir saat mngecek kondisi bibit Hortikultura di green house miliknya.
 

Lombok Post- Berbisnis bukan hanya soal modal besar dan tempat luas. Namun lahan terbatas juga bisa menjadi modal utama. Seperti yang dilakukan oleh Abdul Maad Adnan Tohir warga Desa Pringgabaya , Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur (Lotim) ini sukses berusaha bibit hortikultura.

"Sekali semai mencapai 200 ribu bibit. Tapi tidak sampai dua bulan sudah habis. Penjualan kita lakukan secara bertahap agar stok bibit selalu ada," terang Abdul Maad Adnan Tohir pengusaha bibit Hortikultura, Kamis (11/9). 

Diceritakan, bisnis bibit hortikultura ini ia mulai kembangkan sejak tahun 2024 lalu. Sejak dimulainya usaha ini. Perjalanannya tergolong cukup lancar, bahkan tidak ada kendala berarti.

Baca Juga: Distanbun NTB Klaim Bantuan Sarana Pengolahan Hortikultura Dimanfaatkan Maksimal  

Pembuatan usaha bibit tanaman hortikultura ini dilakukan karena di desa Pringgabaya banyak petani yang menanam tanaman hortikultura. Sehingga permintaan bibit hortikultura cukup tinggi.

"Di sini (Pringgabaya) petani banyak yang menanam tanaman hortikultura. Maknanya Alhamdulillah permintaan selalu tinggi," katanya. 

Pembeli tidak hanya datang dari petani Desa Pringgabaya, namun juga dari desa luar dan kecamatan lain. Bahkan bibit tersebut rutin dikirim keluar pulau Lombok, seperti pulau Sumbawa, Bima, Dompu dan sekitarnya.

Baca Juga: Direktur Perbenihan Hortikultura Kementan RI Bersama HIMPUNI Tanam Raya Perdana Bawang Putih di Sembalun 

Bibit yang dibudidayakan berbagi jenis tanaman hortikultura, seperti cabai, tomat, terong, tembakau dan berbagai tanaman lainnya. Dengan menggunakan pot trai tidak menggunakan media sosis.

"Menurut penuturan petani, kalau pembibitan yang menggunakan pot trai ini simpel, jadi petani cukup menenteng dengan satu tangan saja, kemudian teknis pencabutannya pun juga cukup mudah dan cepat," ungkapnya. 

Di lahan sederhana miliknya itu, ia berhasil meraup omset belasan juta per bulan. Tingginya permintaan bibit ini salah satunya dikarenakan kualitas bibit yang diberikan sangat bagus dan sehat. Sehingga pertumbuhan benih lebih cepat.

 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#Cabai #hortikultura #tanaman #tomat