Kegiatan yang melibatkan Kapal Polisi XXI-1002 dan XXI-2012 ini menjadi bukti nyata komitmen Polri menjaga kelestarian alam sekaligus melibatkan masyarakat pesisir.
Dirpolairud Polda NTB Kombes Pol Boyke F.S. Samola menegaskan penanaman mangrove ini adalah langkah berkelanjutan, bukan hanya formalitas.
Baca Juga: Daftar Instansi yang Buka Lowongan PPPK Paruh Waktu 2025, Berikut Jadwal dan Alurnya
“Penanaman mangrove ini adalah investasi jangka panjang untuk melindungi pantai dari abrasi, menjaga keanekaragaman hayati, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.
Kegiatan ini semakin bermakna dengan hadirnya Kepala Dusun Kokoq Pedeq serta partisipasi aktif warga setempat.
Semangat gotong royong mereka dalam menanam mangrove menjadi simbol harapan bersama untuk masa depan lingkungan yang lebih hijau.
Dengan langkah kecil ini, Ditpolairud Polda NTB berharap bisa memberi dampak besar dalam menjaga kelestarian pesisir dan menguatkan kesadaran ekologis masyarakat. (*)
Editor : Marthadi