Lombokpost- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lombok Timur (Lotim) melakukan sosialisasi kepada 4.700 pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lombok Timur (Lotim).
Sosialisasi ini diharapkan seluruh pekerja SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat tercover BPJS Ketenagakerjaan, sebagi jaminan kecelakaan kerja.
"Kita berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) RI, kita diminta untuk melakukan sosialisasi kepada pekerja SPPG di Lotim, dengan harapan semua pekerja bisa menjadi peserta," terang Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lotim Yohan Firmansyah, Minggu (5/10).
Kata dia, untuk mengedukasi manfaat Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya telah melakukan sosialisasi di tiga titik secara bersamaan, selam dua hari.
Dengan harapan semua pekerja SPPG menjadi peserta.
Baca Juga: Alhamdulillah, 2.500 Relawan MotoGP Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
Sejauh ini, dari puluhan dapur MBG yang telah beroperasi di Lotim, baru empat dapur yang telah mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Setelah kegiatan sosialisasi ini kita harapkan, semua dapur mendaftarkan pekerjanya," katanya.
Kata dia, jaminan sosial merupakan hak semua pekerja.
Tak terkecuali pekerja SPPG MBG juga harus mendapatkan jaminan kecelakaan kerja.
Mengingat pekerja dapur MBG juga memiliki resiko kecelakaan yang tinggi.
Baca Juga: DP3AKB Lotim Minta TPK Awasi Pendistribusian MBG Ibu Hamil
Kata dia, berdasarkan kesepakatan bersama BGN, setiap dapur wajib mendaftarkan pekerjanya sebagi peserta BPJS Ketenagakerjaan, karena setiap dapur ada iruran BPJS Ketenagakerjaannya.
"Setiap dapur ada iruran BPJS Ketenagakerjaannya, jadi dapur wajib mendaftarkan pekerjanya sebagi peserta," jelasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi itu, Yohan berharap pemilik dapur bisa teredukasi untuk segera mendaftarkan pekerja masing-masing. Sebab setiap orang memiliki resiko kecelakaan kerja. (par)
Editor : Kimda Farida