Lombokpost-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur belum menaikkan status siaga kekeringan menjadi tanggap darurat, meski beberapa kecamatan mulai kesulitan air bersih. Keputusan ini diambil karena sebagian wilayah sudah mulai diguyur hujan.
"Berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi masing-masing daerah berbeda-beda. Kita saat ini statusnya siaga kekeringan, belum naik ke tanggap darurat kekeringan meskipun cuaca sangat terik dan kekeringan sudah terasa," terang Kalak BPBD Lotim Lalu Muliadi, Selasa (21/10).
Ia mengatakan, jika melihat kondisi kemarau saat ini, seharusnya status Lotim sudah naik ke tanggap darurat. Namun beberapa daerah sejak beberapa minggu lalu justru diguyur hujan, bahkan ada yang diterjang banjir.
Sejak awal bulan BPBD telah mendistribusikan air bersih ke sejumlah kecamatan terdampak kekeringan seperti Suela, Jerowaru, dan Keruak.
"Yang paling parah terdampak Kecamatan Jerowaru. Tapi kita sudah kerja sama dengan NGO dan dibantu BPBD NTB untuk pendistribusian air bersihnya," katanya.
Selain itu, daerah yang tidak terjangkau NGO dan Baznas juga sudah mendapatkan bantuan air bersih dari BPBD Lotim. Ia memastikan seluruh wilayah terdampak kekeringan saat ini sudah terpenuhi kebutuhan air bersihnya.
Menurutnya BPBD Lotim siap jika sewaktu-waktu status kekeringan dinaikkan. Pihaknya juga siap melakukan operasi besar-besaran untuk pendistribusian air bersih bersama sejumlah pihak seperti tahun sebelumnya.
"Tahun lalu ada delapan kecamatan yang terdampak. Sekarang baru Kecamatan Jerowaru, Suela, dan Keruak. InsyaAllah kebutuhan air bersih mereka masih bisa kita tangani," katanya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lotim Rusman terus menggencarkan mitigasi dan sosialisasi untuk mengantisipasi potensi bencana di sejumlah lokasi rawan, seperti Kecamatan Pringgabaya dan Wanasaba, serta Puncak Jeringo Kecamatan Suela yang kerap mengalami kekeringan ekstrem.
Ia menambahkan kondisi cuaca saat ini menjadi perhatian serius. Di NTB khususnya Lotim tengah terjadi anomali, di mana bagian selatan mengalami cuaca panas yang cukup terik, sedangkan wilayah utara justru diguyur hujan lebat.
Pihaknya telah menyiapkan petugas tanggap darurat yang siap merespons cepat jika terjadi bencana. Ia berharap masyarakat segera melapor ke BPBD jika menghadapi kondisi darurat. (par/r7)
Editor : Marthadi