Kasi Humas Polres Lotim AKP Nicolas Osman menyampaikan istri WNA tersebut diketuai bernama Fitri Rosita dilaporkan hilang sejak Minggu (26/10) kemarin.
"Istrinya dari Jawa, suaminya yang melaporkan ke polisi kemarin," terang Nicolas.
Nicolas menceritakan WNA tersebut tiba di sebuah penginapan di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun bersama istri dan rekan-rekannya pada Minggu (26/10).
Sesampainya di penginapan, pelapor berbincang-bincang dengan istrinya dan dua orang temannya di teras penginapan. Tidak berselang lama mereka masuk ke kamar masing-masing.
"Sekitar pukul 23:00 Wita, mereka masuk ke kamar masing-masing. Tapi tiba-tiba istri pelapor keluar menggunakan sepatu," katanya.
Pelapor sempat menanyakan ke istrinya hendak kemana, namun tidak ada respon, lalu pergi meninggalkan pelapor. Setalah 20 menit, istrinya tidak kunjung balik. Pelapor kemudian mencari istrinya di sekitar penginapan namun tidak menemukannya.
Keesokkan harinya, ia kembali ncari istrinya sampai ke Mataram, namun tidak kunjung ditemukan. Dan pelapor akhirnya kembali ke Sembalun untuk mencari lagi, namun tetap saja tidak ada.
"Setelah mencari di Mataram tidak ditemukan. Kemudian hari Selasa pelapor balik lagi ke Sembalun untuk mencari istrinya, tapi tidak kunjung ditemukan juga," katanya.
Setelah berusaha mencari kemana, pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sembalun. Saat meninggalkan penginapan, istri pelapor menggunakan jaket hitam abu dan jilbab warna putih.
"Cirinya bersih, putih, rambut hitam dan lurus, kamudian bentuk muka Opal," tutupnya. (par)
Editor : Siti Aeny Maryam