Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Disnakkeswan Lombok Timur Dorong Peternak Kelola Pakan Modern

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 6 November 2025 | 23:19 WIB

 

Sejumlah peternak di Lombok Timur saat diberikan materi cara pembuatan pakan modern
Sejumlah peternak di Lombok Timur saat diberikan materi cara pembuatan pakan modern

LombokPost - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Lombok Timur mendorong peternak beralih ke pengelolaan pakan modern.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan pakan sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak.

“Kami mendorong supaya peternak kita dapat mengelola pakan ternak modern melalui program transformasi ilmu peternakan,” terang Kepala Disnakeswan Lotim Masyhur saat sosialisasi pengolahan pakan ternak modern, Rabu (5/11).

Kata dia, melalui pelatihan pengolahan pakan modern yang diberikan Disnakeswan, diharapkan dapat mengubah pola pikir peternak agar lebih mandiri dan mampu mengelola usaha peternakan secara berkelanjutan.

Menurutnya, inovasi sangat dibutuhkan dalam usaha peternakan, terutama dalam pengolahan pakan secara modern dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada agar mampu meningkatkan kesejahteraan peternak.

“Kita ingin menciptakan pola pakan yang bagus. Dan kita ingin kelompok ternak yang telah mendapatkan bantuan sarana dapat memanfaatkannya secara baik dan berkelanjutan,” jelasnya.

Fokus industrialisasi pakan modern, lanjutnya, adalah bagaimana peternak memanfaatkan rumput gajah yang selama ini diberikan langsung agar dapat diolah secara optimal, tidak terbuang, dan menjadi lebih lunak.

Selain itu, pakan hijauan lainnya juga diolah menjadi pelet agar lebih bernilai dan efisien. Rumput-rumput di sekitar dapat dimanfaatkan secara optimal agar kandungan gizinya lebih banyak, tahan lama, dan mudah disimpan.

“Saat ini jumlah kelompok ternak di Lotim mencapai 1.500 kelompok, sementara peralatan masih sangat terbatas,” sebutnya.

Sejauh ini baru empat kelompok ternak yang memiliki mesin pengolahan pakan di Lotim, yakni kelompok di Kelurahan Kelayu, Desa Kembang Kerang, Desa Wanasaba, dan Desa Pringgabaya. Diharapkan pada 2026 ada tambahan bantuan mesin pengolahan pakan.

Baca Juga: Songgajah Food, Dulunya Pakan, Kini Jadi Oleh-Oleh Khas Dompu

Sekretaris Disnakeswan drh Suryatman Wahyudi menambahkan, selama ini masih banyak masyarakat yang menganggap dinas peternakan sebagai tempat meminta bantuan ternak atau unggas.

Padahal, menurutnya, Disnakeswan hanya mendukung program pemerintah pusat maupun daerah yang bersifat berkelanjutan.

“Bantuan tidak selalu dalam bentuk barang, tapi bisa juga bantuan KUR di bank atau bantuan lain dalam bentuk teknologi mesin pengolahan pakan yang dapat mengubah cara tradisional ke cara modern,” katanya.

Pihaknya akan terus berupaya menumbuhkan kesadaran baru di kalangan peternak untuk berinovasi dan memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan. (*)

Editor : Marthadi
#sapi #Lotim #pakan modern #peternak #Lombok Timur