Lombokpost - Wakil Bupati Lombok Timur Moh Edwin Hadiwijaya berencana menjadikan Ekas Sunset Trail Run sebagai event tahunan. Tujuannya untuk mempromosikan destinasi wisata di wilayah selatan, salah satunya Pantai Ekas.
“Selama ini berbagai kegiatan, terutama kegiatan lari, selalu fokus di daerah utara dan tengah. Bahkan dalam waktu dekat acara serupa juga akan dilakukan di Desa Tetebatu. Karena itu kita coba menggeser event ke wilayah selatan,” terang Wakil Bupati Edwin, Minggu (9/11).
Sebanyak lebih dari 700 peserta mengikuti Ekas Sunset Trail Run, berasal dari berbagai kabupaten/kota di NTB. Beberapa wisatawan asing yang sedang berlibur di Ekas juga turut ambil bagian memeriahkan kegiatan tersebut.
Diakui, destinasi wisata di wilayah selatan masih membutuhkan penambahan dan penataan infrastruktur agar lebih mudah diakses pengunjung. Ekas menjadi salah satu daya tarik wisata dengan keindahan alam dan ombak pantainya.
“Antusias masyarakat mengikuti acara ini sangat tinggi, karena selama ini kegiatan seperti ini tidak pernah digelar di wilayah selatan, kebanyakan di utara,” katanya.
Edwin menegaskan Ekas Sunset Trail Run akan menjadi event tahunan. Pelaksanaan perdana ini akan menjadi bahan evaluasi untuk menyelenggarakan kegiatan yang lebih baik ke depan. Kegiatan tetap akan difokuskan di Ekas, lalu dikembangkan ke daerah lain di Kecamatan Jerowaru dan sekitarnya.
Ia mengakui, pada pelaksanaan pertama ini masih banyak hal yang perlu dibenahi, terutama keterlibatan UMKM yang masih minim karena waktu persiapan yang terbatas.
“Apalagi nanti dengan terbentuknya kampung nelayan di Ekas, masyarakat bisa membuat produk yang dipasarkan pada acara semacam ini,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Jerowaru Sirah mengatakan, masyarakat sangat antusias dengan kegiatan tersebut. Acara ini menjadi yang pertama digelar di wilayah Jerowaru dan diharapkan bisa dilaksanakan setiap tahun.
“Kami harap masyarakat memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung supaya acara ini bisa kembali dilaksanakan,” terang Sirah.
Melalui kegiatan ini, Ekas diharapkan semakin dikenal wisatawan. Selain itu, kegiatan ini dapat membangkitkan perekonomian masyarakat Jerowaru, khususnya di Desa Ekas Buana.
Sirah meminta Pemkab Lotim memperhatikan sarana dan prasarana pendukung pada event berikutnya, terutama ketersediaan air bersih. Mengingat Ekas merupakan daerah yang kerap dilanda kekeringan setiap tahun.
“Selain itu, daerah selatan khususnya Ekas ini masih kurang sinyal. Jadi ke depan hal ini perlu diperhatikan untuk menyukseskan acara dan mempromosikan wisata di Jerowaru,” tutup Sirah. (par/r7)
Editor : Marthadi